Isu Pembubaran KPK Menyertai Ulah Oknum Pegawai yang Terkuak

- Editorial Team

Rabu, 28 Juni 2023 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Interior Gedung KPK. Foto : situs resmi KPK

NEUMEDIA.ID – Internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah didera sejumlah kasus. Publik ramai menyoroti sejumlah perkara yang muncul. Perkara itu seperti dugaan pungutan liar senilai Rp 4 miliar, kasus asusila.  

Selain itu, dugaan asusila dan penyelewengan biaya perjalanan dinas oleh oknum pegawai lembaga antirasuah senilai Rp 550 juta. Belum lagi, dugaan kebocoran terkait kebocoran dokumen penyelidikan kasus korupsi di Kementerian ESDM. 
Sederet kasus itu ramai diperbincangkan publik. Salah satunya Yudi Purnomo Harahap. 
Dalam cuitannya di akun Twittter-nya @yudiharahap46, ia menyatakan bahwa seharusnya KPK menjadi contoh bagi institusi lain dalam pengelolaan keuangan negara. 
“Saya ingat dulu, sistem perjalanan dinas KPK dulu merupakan salah satu nilai antikorupsi yang disampaikan ke instansi/lembaga lain, menjadi salah satu marwah KPK juga, eh malah ada oknum yang korupsi perdin,” cuit Yudi dikutip Neumedia.id, Rabu, 28 Juni 2023. 
Bekas Kasatgas Penyidikan KPK Novel Baswedan ikut mengomentari pendapat Abdullah Hehamahua yang juga bekas penasihat lembaga antirasuah. 
“Semua ulah Firli dan Dewas diduga untuk menciptakan image negatif di masyarakat sehingga muncul tuntutan pembubaran KPK,” kata Abdullah dikutip dari akun Twitter pribadi Novel Baswedan @nazaqistsha. 
“Bila benar demikian, alangkah jahatnya. Tp bisa jadi, mrk tdk mau melapor scr pidana agar diusut tuntas, tp justru membiarkan,” tulis Novel Baswedan. 
Hingga konten ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK terkait penilaian masyarakat terhadap lembaga antikorupsi itu. Situs resmi maupun akun media sosial KPK belum memposting keterangan yang menanggapi komentar negatif para warganet. (*/ofi)
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Terjerat Skema Pinjaman Tak Transparan, Sejumlah Warga Magetan Terancam Kehilangan Aset
PBJ Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Potensi Temuan Audit hingga Pidana Mengemuka
Jelang Operasi Ketupat, Satlantas Polres Madiun Gelar RAM Check di Terminal Bus Caruban
Bobol Toko, Komplotan Pencuri Beraksi di Madiun dan Magetan, Empat Pelaku Diamankan, Satu DPO 
Motor Raib di Penitipan, Pelaku Ternyata Remaja 15 Tahun
Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Berawal dari Aduan “Lapor Pak Purbaya”, Bea Cukai Madiun Kembali Bongkar Kasus Rokok Ilegal Bernilai Puluhan Juta 

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:17 WIB

Dugaan Tahan Ijazah Disorot, DPRD Madiun Panggil Perusahaan 

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Berita Terbaru