Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia

- Editorial Team

Senin, 29 Desember 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, NEUMEDIA.ID — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Arsari Group dan Northstar Group resmi membentuk perusahaan patungan untuk membangun platform serat optik digital independen di Indonesia. Langkah strategis ini menjadi penanda keseriusan sektor swasta dalam memperkuat tulang punggung digital nasional di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Pembentukan perusahaan patungan yang diberi nama FiberCo ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian investasi ketiga pihak. FiberCo dirancang sebagai platform serat optik open-access yang akan menopang konektivitas nasional, memperluas akses digital, sekaligus menjawab kebutuhan infrastruktur masa depan.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan kolaborasi ini lahir dari visi jangka panjang untuk memberdayakan Indonesia melalui infrastruktur digital yang tangguh dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memberdayakan Indonesia membutuhkan kolaborasi yang kuat dan ambisi jangka panjang. Kemitraan ini memungkinkan kami membangun platform serat optik independen yang siap menjawab kebutuhan layanan digital masa depan sekaligus mendukung transformasi Indosat menjadi perusahaan berbasis AI,” ujar Vikram.

Ia menambahkan, FiberCo akan berperan sebagai pemain infrastruktur AI yang berbeda, sekaligus menjadi katalis bagi kemajuan Indonesia sebagai bangsa digital.

Dari sisi bisnis, Indosat akan mengalihkan aset serat optiknya ke FiberCo dengan nilai sekitar Rp14,6 triliun. Meski demikian, Indosat tetap mempertahankan sekitar 45 persen kepemilikan di perusahaan patungan tersebut. Strategi ini memungkinkan Indosat memonetisasi aset infrastruktur sekaligus memperoleh ruang finansial untuk mempercepat pengembangan jaringan 5G dan memperkuat fondasi AI perusahaan.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan fokus Indosat pada bisnis intinya sebagai operator telekomunikasi, dengan orientasi pada peningkatan kualitas layanan pelanggan dan pengembangan solusi digital bernilai tambah.

Sementara itu, Deputy CEO and COO Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, menyatakan bahwa keterlibatan Arsari Group merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam pembangunan nasional melalui infrastruktur strategis.

“Infrastruktur digital kini sama fundamentalnya dengan energi dan logistik. Melalui kemitraan ini, kami ingin menjadi bagian dari tulang punggung fisik pada fase pertumbuhan Indonesia berikutnya, termasuk mendorong produktivitas, inklusi digital, dan ekonomi berbasis AI,” ujarnya.

FiberCo nantinya akan mengoperasikan jaringan serat optik terintegrasi sepanjang lebih dari 86 ribu kilometer, mencakup backbone, kabel laut domestik, hingga akses infrastruktur ke menara telekomunikasi dan kawasan bisnis. Sekitar 45 persen jaringan berada di Pulau Jawa, sementara 55 persen lainnya tersebar di luar Jawa, menjadikannya salah satu infrastruktur strategis untuk pemerataan konektivitas nasional.

Sebagai entitas independen, FiberCo akan mengadopsi model open-access, membuka akses bagi berbagai penyedia layanan telekomunikasi. Model ini diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur, mempercepat pemerataan digital, serta menjembatani kesenjangan konektivitas antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Kemitraan ini juga menegaskan peran aktif sektor swasta dalam mendukung agenda transformasi digital nasional. Di tengah masih lebarnya kesenjangan digital, kolaborasi lintas pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci untuk memperluas akses serat optik hingga ke daerah pelosok.

Ke depan, pembentukan FiberCo diharapkan meningkatkan kelincahan operasional, fleksibilitas pendanaan, serta potensi pertumbuhan jangka panjang, dengan tetap menjaga efisiensi biaya dan standar layanan global.

Dalam transaksi ini, Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat, sementara Goldman Sachs menjadi penasihat keuangan eksklusif bagi Northstar Group. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang
BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan
Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:19 WIB

Aston Madiun Hotel Pererat Sinergi dengan Media Lewat Pool Date Hawaiian Breeze 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:19 WIB

Maknai Idul Adha 2026, BRI BO Madiun Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 24 Sapi dan 26 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:40 WIB

BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:38 WIB

Sengketa Lahan Parkir, PT JPC Digugat Rp5 Miliar 

Berita Terbaru