Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028

- Editorial Team

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto meluncurkan Mobil Rontgen Keliling dalam rangkaian Bhakti Harmoni Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, Rabu (22/7/2026)

Bupati Madiun Hari Wuryanto meluncurkan Mobil Rontgen Keliling dalam rangkaian Bhakti Harmoni Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, Rabu (22/7/2026)

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat upaya percepatan penanganan tuberkulosis (TBC) dengan meluncurkan Mobil Rontgen Keliling dalam rangkaian Bhakti Harmoni Bersahaja (Bahana Bersahaja) ke-6 di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, Rabu (22/7/2026). Melalui inovasi tersebut, Pemkab Madiun memasang target ambisius menuntaskan penanganan TBC pada 2028, dua tahun lebih cepat dari target nasional.

Peluncuran armada milik Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun itu menjadi salah satu agenda utama Bahana Bersahaja yang digelar selama dua hari, 21–22 Juli 2026. Program unggulan Pemkab Madiun tersebut menghadirkan pelayanan publik secara terpadu hingga ke tingkat desa sekaligus menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan layanan rontgen keliling akan memudahkan masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Layanan rontgen keliling ini gratis, dapat menghemat biaya transportasi warga, serta meminimalkan risiko perjalanan menuju rumah sakit seperti RS Dungus. Kami berharap fasilitas ini mendorong masyarakat untuk lebih sadar dan rajin memeriksakan kesehatan,” ujar Hariwur, sapaan akrabnya.

Menurutnya, kehadiran mobil rontgen merupakan bagian dari komitmen Pemkab Madiun mempercepat eliminasi TBC. Jika pemerintah pusat menargetkan penanganan TBC selesai pada 2030, Kabupaten Madiun menargetkan pencapaian itu dapat direalisasikan pada 2028.

Upaya tersebut mendapat dukungan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Kampus Caruban. Pada kesempatan itu, UNS menyerahkan hasil riset berupa aplikasi APPS Tibi Smart, sistem deteksi dini TBC berbasis citra toraks, beserta perangkat tablet untuk mendukung operasional mobil rontgen keliling.

Bupati Madiun Hari Wuryanto memantau langsung layanan di Bahana Bersahaja Desa Dempelan, Rabu (22/7/2026)

Selain peluncuran inovasi kesehatan, Bahana Bersahaja juga menghadirkan puluhan layanan publik dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Warga dapat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, donor darah, sunatan gratis, perizinan usaha, pelayanan pertanian, hingga pasar murah dalam satu lokasi.

Di Lapangan Dempelan, Pemkab Madiun juga menyerahkan secara simbolis Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), serta Sertifikat Halal bagi pelaku UMKM. Sementara di Gedung Pertemuan Dempelan, Bupati meninjau pelatihan UMKM Bersahaja melalui program Inkubator Bisnis sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat.

Tidak hanya menghadirkan pelayanan, Bahana Bersahaja juga diisi penyaluran bantuan bagi lanjut usia, apel kerja bakti Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), aksi pembersihan drainase, serta edukasi dari relawan pemadam kebakaran.

Dalam peninjauannya, Hariwur mengapresiasi kondisi infrastruktur Desa Dempelan yang dinilai telah berkembang dengan baik. Jalan desa, kantor desa, gedung pertemuan, lapangan, hingga fasilitas pendidikan telah tertata memadai. Meski demikian, ia meminta pembenahan dan pelebaran saluran irigasi agar fungsi drainase semakin optimal.

Bupati juga memberikan perhatian pada pengembangan Pasar Desa Dempelan. Ia meminta Dinas Perdagangan segera menindaklanjuti rencana pembangunan kembali pasar tersebut karena dinilai memiliki peran strategis sebagai sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) sekaligus penggerak perekonomian warga.

Pelaksanaan Bahana Bersahaja ke-6 kembali menegaskan komitmen Pemkab Madiun menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Antusiasme warga Desa Dempelan sepanjang kegiatan menjadi gambaran bahwa program ini tidak hanya mempermudah akses layanan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Madiun yang Bersahaja. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga
Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 
Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi
Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru