MADIUN, NEUMEDIA.ID – Tak perlu menunggu hingga penghujung September. Perum Bulog Kantor Cabang Madiun menuntaskan seluruh penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) beras alokasi Juli-September 2026 di Kabupaten Madiun pada Rabu (16/9/2026).
Yang menarik, penyaluran bantuan sebanyak 3.216.930 kilogram atau 3.216 ton beras tersebut rampung sekitar dua pekan sebelum batas waktu nasional yang ditetapkan hingga 30 September 2026.
Bantuan itu menyasar 107.231 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh Kabupaten Madiun. Masing-masing keluarga menerima total 30 kilogram beras untuk kebutuhan selama tiga bulan.
Pemimpin Bulog Kantor Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan percepatan distribusi tidak lepas dari koordinasi berbagai pihak yang terlibat dalam proses penyaluran hingga ke tingkat desa.
“Alokasi Juli-September di Kecamatan Sawahan, misalnya, sudah tuntas 100 persen. Walau tenggatnya hingga akhir September, per 16 September seluruh penyaluran telah selesai,” kata Agung.
Salah satu titik penyaluran berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan. Sebanyak 482 KPM di desa tersebut menerima bantuan dengan total volume mencapai 14.460 kilogram atau 14,46 ton beras.
Menurut Agung, kelancaran distribusi tersebut tidak hanya ditopang oleh Bulog. Pemkab Madiun bersama jajaran TNI-Polri, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, turut membantu mengawal proses penyaluran agar bantuan dapat diterima masyarakat.
Di tengah tuntasnya penyaluran Banpang, Bulog Madiun juga memastikan kondisi stok beras di gudang masih aman untuk memenuhi kebutuhan beberapa bulan ke depan.
Bulog juga menyiapkan mekanisme cross-docking dari cabang Bulog terdekat apabila sewaktu-waktu diperlukan tambahan pasokan. Skema tersebut menjadi salah satu langkah antisipasi untuk menjaga kesinambungan ketersediaan beras.
Sementara itu, untuk penyaluran Banpang periode Oktober-Desember 2026, Bulog masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat dan hasil koordinasi bersama Pemkab Madiun.
Agung sekaligus mengingatkan masyarakat penerima agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya.
“Bantuan ini diprioritaskan untuk pemenuhan konsumsi keluarga. Kami minta dengan sangat agar tidak diperjualbelikan,” tegasnya.
Capaian penyaluran Banpang di wilayah kerja Bulog Madiun juga menunjukkan progres berbeda di masing-masing daerah.
Untuk Kota Madiun, seluruh penyaluran telah diselesaikan sejak akhir Agustus 2026. Sementara di Kabupaten Ngawi, penyaluran masih berjalan dan ditargetkan rampung seluruhnya pada 21 Oktober 2026.
Dengan rampungnya distribusi di Kabupaten Madiun pada 16 September, sebanyak lebih dari 3,2 juta kilogram beras untuk alokasi tiga bulan telah bergerak dari gudang hingga ke tangan penerima manfaat, lebih cepat dibanding tenggat nasional. (*/ant/red)






