MADIUN, NEUMEDIA.ID – Persaingan Student Volleyball League (SVL) Jawa Timur 2026 Zona Barat langsung memanas sejak pertandingan pembuka. Dua wakil Madiun, SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun, sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan.
Kompetisi voli antarpelajar SMA sederajat itu berlangsung di GOR Wilis, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, mulai 17 hingga 24 September 2026.
SMAN 2 Mejayan menjadi salah satu tim yang langsung mencuri perhatian pada hari pertama. Menghadapi SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur, mereka tidak memberi kesempatan lawan memaksakan pertandingan hingga set ketiga.
Duel berlangsung ketat pada awal pertandingan. Kedua tim silih berganti mencetak angka. Namun, SMAN 2 Mejayan perlahan mampu mengendalikan permainan dan menutup set pertama dengan kemenangan 25-20.
Dominasi tersebut berlanjut pada set kedua. SMAN 2 Mejayan kembali unggul dan memastikan kemenangan 2-0 setelah mengamankan angka 25-17.
Salah satu pemain yang berperan dalam kemenangan tersebut adalah setter kelas 12, Bashofi Aji Nugroho. Postur tubuh tinggi yang ditunjang kemampuan melompat menjadi salah satu senjatanya di atas net.
Meski berhasil membawa timnya menang, Bashofi justru menilai penampilannya masih jauh dari maksimal.
“Masih belum, masih harus banyak berlatih lagi,” ujarnya.
Ia menyebut masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama dalam hal serangan, pertahanan, block, hingga mengurangi kesalahan sendiri yang menghasilkan poin bagi lawan.
“Harusnya lebih difokuskan lagi dan tidak melakukan mati sendiri poinnya,” katanya.
Bashofi dan rekan-rekannya kini memilih tidak terlena dengan kemenangan perdana. Evaluasi dan latihan tambahan akan menjadi bekal menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Latihan lebih semangat lagi dan memperbaiki yang salah tadi di lapangan,” tuturnya.
Hasil serupa juga diraih MAN 2 Kota Madiun. Namun, kemenangan mereka atas SMKN 1 Kota Madiun berlangsung dengan tensi lebih tinggi, terutama pada set kedua.
Anak asuh pelatih Ongki Wida itu mengamankan set pertama dengan skor 25-19. Memasuki set kedua, permainan berubah lebih sengit.
SMKN 1 Kota Madiun sempat berada di atas angin dan membuat MAN 2 Kota Madiun harus bekerja keras mengejar angka. Dalam situasi tersebut, Ongki melakukan perubahan di posisi setter.
Pergantian pemain tersebut ikut mengubah permainan. MAN 2 Kota Madiun perlahan mengejar hingga akhirnya membalikkan keadaan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 26-24.
“Evaluasinya mungkin anak-anak tadi bermainnya, ya mungkin hari pertama, jadi agak kurang kompak juga. Terus yang jelas masih banyak pembenahan lagi,” kata Ongki.
Menurutnya, strategi yang selama ini dipersiapkan dalam latihan belum sepenuhnya keluar ketika pertandingan. Implementasinya di lapangan baru sekitar 60 persen.
Receive yang belum konsisten dan mental bermain yang masih mudah terpengaruh tekanan menjadi dua hal yang mendapat perhatian khusus.
“Jadi setter-nya lagi di bawah tadi pas set kedua,” ujarnya menjelaskan alasan pergantian pemain di set kedua.
Meski sempat tertinggal, Ongki mengaku tidak kehilangan keyakinan timnya bisa mengakhiri laga tanpa kehilangan set.
“Enggak, sama sekali enggak. Dari awal memang optimistis 2-0,” katanya.
Evaluasi pun langsung disiapkan. Tim MAN 2 Kota Madiun akan kembali berlatih untuk membenahi sejumlah kekurangan sebelum menghadapi laga berikutnya.
Kapten MAN 2 Kota Madiun, Rizki Maulana Miftah, juga mengakui masih memiliki pekerjaan rumah setelah pertandingan pertama.
Siswa kelas 11 itu mengaku belum puas dengan penampilannya. Kurangnya fokus membuat permainan belum berjalan seperti yang diharapkan.
“Kalau dari saya belum puas. Soalnya kurang banget hari ini performa saya,” ujarnya.
Rizki menyebut defense, block, passing, dan terutama kekompakan tim masih harus diperbaiki.
“Ya, kekompakan juga kurang,” katanya.
Hasil dua laga tersebut memastikan SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun melangkah ke babak utama SVL 2026 Zona Barat.
Di babak selanjutnya, SMAN 2 Mejayan dijadwalkan menghadapi MAN 3 Blitar. Sementara MAN 2 Kota Madiun akan berjumpa MAN 3 Magetan.
Dua kemenangan di laga pembuka menjadi modal awal bagi kedua tim Madiun untuk melanjutkan persaingan di panggung SVL 2026 Zona Barat. (ant/red)






