Madiun Melukis Jadi Ruang Ekspresi Anak, Bagus Panuntun: Bukan Lomba, Tapi Parade

- Editorial Team

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kota Madiun membuka ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas melalui kegiatan Madiun Melukis yang digelar di halaman Balai Kota Madiun, Sabtu (22/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut dikemas berbeda. Bukan sebagai ajang perlombaan, melainkan parade melukis yang memberikan kebebasan kepada anak-anak untuk menuangkan ide dan kreativitas mereka di ruang terbuka.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, gagasan kegiatan ini muncul setelah dirinya melihat sejumlah lukisan karya anak-anak saat berkegiatan di Dekranasda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak mau lomba. Saya mau parade, sehingga adik-adik ini mulai terbiasa dan tidak kaku,” kata Bagus.

Menurutnya, anak-anak perlu diberikan ruang yang lebih luas untuk berekspresi. Karena itu, kegiatan Madiun Melukis digelar di ruang terbuka agar proses berkarya mereka dapat disaksikan masyarakat.

“Madiun Melukis ini adalah satu ruang yang saya coba buka untuk adik-adik, khususnya yang memang punya kelebihan dalam melukis,” ujarnya.

Tak sekadar menjadi wadah kreativitas, kegiatan ini juga dirancang untuk membangun komunikasi antara anak-anak dan pemerintah melalui karya seni.

Bagus sengaja mengundang sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melihat karya para pelukis cilik. Karya yang menarik diharapkan dapat dibeli dan kemudian dipajang di kantor-kantor pemerintahan.

Ia bahkan meminta anak-anak yang karyanya dibeli untuk turut dilibatkan saat lukisan tersebut dipasang.

“Nanti kalau ada yang beli dari OPD, saya minta yang memasang mengundang anak-anak yang punya karya itu. Kemudian didokumentasikan,” jelasnya.

Menurut Bagus, cara tersebut diharapkan memberikan pengalaman sekaligus kenangan bagi anak-anak bahwa karya mereka mendapat apresiasi dari pemerintah.

“Target saya adalah membangun komunikasi mulai dini, anak-anak melalui karya melukis,” imbuhnya.

Harga lukisan yang dipamerkan cukup beragam, mulai sekitar Rp200 ribu, Rp250 ribu hingga mencapai Rp5 juta. Bahkan, terdapat karya yang tidak dipatok dengan harga tertentu.

Bagus sendiri turut membeli beberapa karya sebagai bentuk apresiasi. Salah satunya akan dipajang di Balai Kota Madiun.

“Saya apresiasi karena nanti juga akan saya pajang di Balai Kota untuk memberikan apresiasi kepada seluruh pelukis anak-anak. Supaya mereka ingat sama pemerintah,” tuturnya.

Melihat antusiasme peserta, Bagus membuka peluang kegiatan Madiun Melukis kembali digelar tahun depan.

Menurutnya, konsep parade memberikan pengalaman berbeda bagi anak-anak karena mereka dapat berkarya tanpa tekanan kompetisi.

“Dengan antusias ini, karena bentuknya parade, kalau acara berhasil saya akan coba nanti di tahun depan,” pungkasnya. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Dugaan Keracunan MBG di SDN 02 Kanigoro, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Sidak 
Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
5.000 Warga Menari Bersama, Kota Madiun Jadi Panggung Budaya
Absen Bertahun-tahun, Pemkot Kembali Gelar Tradisi Grebeg Maulid di Kota Madiun
Kota Madiun Sebagai Simpul, Pawitandirogo Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
Pemkot Madiun dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Kejar Program yang Belum Tercapai
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Access by KAI Gangguan, Calon Penumpang Tak Bisa Beli Tiket Online Malam Ini

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:05 WIB

Pasca Dugaan Keracunan MBG di SDN 02 Kanigoro, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Sidak 

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Absen Bertahun-tahun, Pemkot Kembali Gelar Tradisi Grebeg Maulid di Kota Madiun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Madiun Melukis Jadi Ruang Ekspresi Anak, Bagus Panuntun: Bukan Lomba, Tapi Parade

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Kota Madiun Sebagai Simpul, Pawitandirogo Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pemkot Madiun dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Kejar Program yang Belum Tercapai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Access by KAI Gangguan, Calon Penumpang Tak Bisa Beli Tiket Online Malam Ini

Berita Terbaru

Opini

51 Miliar Melayang dari Anggaran, Ke Mana Arah Prioritas?

Senin, 31 Agu 2026 - 07:29 WIB