Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

- Editorial Team

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Madiun terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Madiun, Jumat (17/7/2026).

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut adalah besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). Menurut Bagus, munculnya SiLPA dipengaruhi oleh berbagai faktor sehingga tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator untuk menilai kinerja pemerintah daerah.

“SiLPA dipengaruhi banyak faktor, mulai dari sisa anggaran pelaksanaan proyek, kegiatan yang belum dapat direalisasikan sepenuhnya, hingga adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat. Karena itu, SiLPA tidak bisa dijadikan tolok ukur tunggal untuk menilai kinerja pemerintah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun

Ia menjelaskan, efisiensi anggaran maupun perubahan kebijakan setelah APBD ditetapkan juga dapat menyebabkan sebagian anggaran tidak terserap hingga akhir tahun anggaran.

Meski demikian, Bagus memastikan SiLPA yang tersedia tidak akan mengendap begitu saja.

Pemerintah Kota Madiun berencana memanfaatkannya dalam penyusunan APBD Perubahan. Selain itu, pendapatan daerah juga mengalami peningkatan dibandingkan target awal sehingga akan menjadi bagian dari pembahasan perubahan anggaran.

Terkait piutang daerah yang turut menjadi perhatian fraksi-fraksi DPRD, Bagus mengatakan seluruh piutang akan dikaji kembali sesuai karakteristiknya oleh perangkat daerah terkait.

“Piutang itu jenisnya bermacam-macam. Semuanya akan direview dan dievaluasi agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat,” katanya.

Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menilai jawaban yang disampaikan pemerintah daerah secara umum telah memberikan penjelasan terhadap berbagai pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD.

“Secara umum sudah menjawab berbagai pertanyaan fraksi. Namun pada tahapan berikutnya DPRD tetap akan memberikan masukan, saran, dan kritik sebagai bahan penyempurnaan sebelum keputusan akhir diambil,” ujarnya.

Armaya menambahkan, pembahasan selanjutnya akan difokuskan pada KUA-PPAS sebelum berlanjut ke Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Dari tahapan tersebut, DPRD akan menentukan program-program yang menjadi prioritas pembangunan.

Ia berharap seluruh perencanaan yang telah disusun Pemerintah Kota Madiun dapat berjalan optimal tanpa adanya perubahan kebijakan dari pemerintah pusat yang berpotensi mengubah arah program.

Dalam kesempatan itu, Armaya juga menegaskan komitmen DPRD untuk terus mengawal tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Menurutnya, seluruh temuan harus ditindaklanjuti secara serius, komprehensif, transparan, dan akuntabel agar Kota Madiun dapat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Kami terus mendorong pemerintah daerah agar seluruh rekomendasi BPK ditindaklanjuti secara profesional sehingga tata kelola keuangan daerah semakin baik,” pungkasnya. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan
Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Semangat Inovasi dan Kolaborasi Digaungkan untuk Wujudkan Masyarakat Bersahaja
Serah Terima 270 Taruna Taruni Baru, Wali Murid Ungkap Alasan Percayakan Pendidikan Putra-Putrinya ke SMAN 3 Taruna Angkasa
DPRD Kota Madiun Soroti SiLPA Rp154,8 Miliar hingga Opini WDP
BTPN Syariah Gandeng Unipma Madiun, Mahasiswa Dampingi UMKM Tingkatkan Omzet dan Akses Pasar 
Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Pekerja Informal Jadi Fokus Utama, BPJS Ketenagakerjaan Genjot Perlindungan Jamsostek di Madiun Raya

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:26 WIB

BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028

Senin, 20 Juli 2026 - 06:19 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Hari Wuryanto: Bangga Bola Buatan Kabupaten Madiun Dipakai di Laga Pamungkas 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:02 WIB

Kado Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, 55 Desa Terima Mobil Siaga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:25 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:21 WIB

Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Pemkab Madiun Teguhkan Semangat “Bersahaja” dan Dongkrak Ekonomi Lewat Sepasma

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:04 WIB

DPRD Kota Madiun Soroti SiLPA Rp154,8 Miliar hingga Opini WDP

Berita Terbaru