BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat

- Editorial Team

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Perum BULOG Kantor Cabang Madiun memastikan kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap terjaga sebelum disalurkan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan uji tanak beras yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Madiun dan insan media di Kompleks Pergudangan Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk transparansi BULOG dalam memastikan beras yang disiapkan untuk berbagai program pemerintah memenuhi standar mutu, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Dalam uji tanak tersebut, peserta secara langsung menilai kualitas beras setelah dimasak, mulai dari aroma, warna, tekstur, tingkat kepulenan hingga cita rasanya. Pengujian organoleptik ini dilakukan sebagai salah satu tahapan untuk memastikan kualitas stok beras pemerintah sebelum didistribusikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin Cabang Perum BULOG Madiun, Agung Sarianto, mengatakan uji tanak merupakan bagian dari komitmen BULOG dalam menjaga kualitas beras yang dikelola sesuai standar.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa beras Cadangan Beras Pemerintah yang akan diterima masyarakat benar-benar berkualitas dan layak dikonsumsi. Mulai dari proses penyimpanan hingga pendistribusian dilakukan sesuai prosedur agar mutu beras tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Agung, keterlibatan pemerintah daerah dan media menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan stok beras pemerintah.

“Kami ingin masyarakat mengetahui secara langsung bahwa kualitas beras yang dikelola BULOG selalu diawasi. Sinergi dengan pemerintah daerah dan media menjadi wujud transparansi sekaligus tanggung jawab kami dalam menjaga ketahanan pangan,” tambahnya.

Beras yang diuji merupakan bagian dari Cadangan Beras Pemerintah yang akan digunakan untuk mendukung sejumlah program nasional, seperti Program Bantuan Pangan Beras dan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kedua program tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan ketersediaan dan harga beras di pasaran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Paryoto, mengapresiasi langkah BULOG yang membuka proses pengujian kualitas beras kepada publik.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan kecukupan stok, tetapi juga menyangkut mutu dan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini memberikan keyakinan bahwa beras yang akan disalurkan benar-benar memenuhi standar kualitas. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BULOG perlu terus diperkuat agar masyarakat memperoleh pangan yang aman dan berkualitas,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Indra Setyawan, menilai kualitas beras yang baik akan mendukung stabilitas harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Ia berharap Program SPHP dapat terus menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan beras sehingga harga tetap terkendali.

“Kami mendukung langkah BULOG yang secara terbuka melakukan pengujian kualitas beras bersama pemerintah daerah dan media. Ini menjadi bukti bahwa pengelolaan pangan dilakukan secara transparan demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, BULOG Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan komitmen untuk menjaga kualitas Cadangan Beras Pemerintah sebelum disalurkan kepada masyarakat. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus memastikan setiap penerima manfaat memperoleh beras yang bermutu dan layak konsumsi. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga
Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 
Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi
Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru