Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

- Editorial Team

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wabup Madiun dr. Purnomo Hadi memantau langsung bimbingan teknis (bimtek) pengolahan melon yang digelar di Balai Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, Selasa (21/4/2026).

Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wabup Madiun dr. Purnomo Hadi memantau langsung bimbingan teknis (bimtek) pengolahan melon yang digelar di Balai Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, Selasa (21/4/2026).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai serius menggarap hilirisasi komoditas melon sebagai strategi meningkatkan nilai ekonomi sekaligus membuka ruang usaha baru bagi masyarakat.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengolahan melon yang digelar di Balai Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, Selasa (21/4/2026).

Dalam kegiatan itu, peserta diperkenalkan berbagai produk turunan berbahan dasar melon, mulai dari kue, keripik, manisan, biskuit, mie instan, hingga minuman olahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa program ini diarahkan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada penjualan buah segar, tetapi mampu mengembangkan produk olahan dengan nilai jual lebih tinggi.

“Ini bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah. Harapannya masyarakat tetap bisa produktif, bahkan dari rumah, dengan menghasilkan produk yang lebih bernilai,” ujarnya.

Dari sisi pemasaran, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan dengan menggandeng mitra yang siap menampung hasil produksi warga, selama kualitasnya memenuhi standar yang ditentukan.

“Tadi juga sudah disampaikan, selama kita belum punya sistem pemasaran sendiri, mitra siap membantu menyerap produk, asalkan sesuai spesifikasi,” jelasnya.

Tak hanya itu, pelaku usaha juga didorong memanfaatkan kanal digital sebagai sarana pemasaran. Dinas Perdagangan dan Koperasi setempat mengarahkan penggunaan platform media sosial, termasuk TikTok, untuk memperluas jangkauan pasar.

Potensi pengembangan komoditas melon di Kabupaten Madiun dinilai cukup besar. Saat ini, sejumlah petani dari luar daerah telah lebih dulu menggarap budidaya melon di wilayah tersebut.

Pemerintah optimistis, jika hilirisasi mampu memberikan keuntungan nyata, petani lokal akan ikut mengembangkan komoditas serupa.

“Kalau sudah terbukti memberi nilai tambah, petani kita pasti akan tertarik dan ikut bergerak,” tambahnya.

Secara hitungan ekonomi, selisih nilai jual antara melon segar dan produk olahan cukup signifikan. Jika harga melon segar berada di kisaran Rp11 ribu, setelah diolah nilainya bisa melonjak hingga sekitar Rp50 ribu, tergantung jenis produk.

Menurutnya, potensi ini harus dimanfaatkan secara serius karena mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Bupati menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan usaha. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak hanya bergantung pada program, tetapi juga ketekunan pelaku usaha.

“Kuncinya ada pada ketekunan. Semua ini kita dorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari Penggemukan Sapi hingga Layanan Publik, BUMDes Sumber Mulya Sumberbendo jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa 
Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara
AYV Masuk Dugaan Sindikat Buzzer Hoaks, Siroojul Kahfi: Sudah Dua Tahun Bukan Karyawan Kami
76 Pelajar Pilihan Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, 15 Hari Disiapkan untuk Kibarkan Merah Putih
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, SiLPA dan 400 Aset Belum Bersertifikat Jadi Catatan DPRD Madiun
PAW, Agus Prayitno Gantikan Ali Masngudi Sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun 
Hari Koperasi ke-79, Bupati Madiun Dorong Koperasi Bertransformasi dan UMKM Naik Kelas
BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Dari Penggemukan Sapi hingga Layanan Publik, BUMDes Sumber Mulya Sumberbendo jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:29 WIB

AYV Masuk Dugaan Sindikat Buzzer Hoaks, Siroojul Kahfi: Sudah Dua Tahun Bukan Karyawan Kami

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

76 Pelajar Pilihan Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, 15 Hari Disiapkan untuk Kibarkan Merah Putih

Senin, 27 Juli 2026 - 14:19 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, SiLPA dan 400 Aset Belum Bersertifikat Jadi Catatan DPRD Madiun

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:18 WIB

Hari Koperasi ke-79, Bupati Madiun Dorong Koperasi Bertransformasi dan UMKM Naik Kelas

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:26 WIB

BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028

Berita Terbaru