MADIUN, NEUMEDIA.ID – Sparta Pena langsung mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya di Turnamen Mini Soccer U-40 Kapolres Madiun Cup 2026. Tim yang diperkuat para jurnalis lintas media itu mengawali langkah dengan kemenangan meyakinkan usai membungkam Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Madiun 5-3 di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Kamis (4/6/2026).
Kemenangan tersebut mengantarkan Sparta Pena ke puncak klasemen sementara Grup D dan membuka peluang besar menuju babak berikutnya. Kini, satu target berikutnya sudah di depan mata: Bank Jatim.
“Target kami jelas, meraih kemenangan,” tegas Manajer Sparta Pena, Wiwit Eko Prasetyo.
Pada laga perdana, Sparta Pena tampil agresif sejak menit awal. Mesin gol Sparta Pena pada pertandingan tersebut adalah Gatot Setiaki dari RRI. Penyerang haus gol itu tampil menggila dengan memborong seluruh lima gol kemenangan timnya.
Empat gol lahir di babak pertama melalui kombinasi permainan cepat dan skema total football racikan Coach Jumali. Satu gol tambahan dicetak Gatot pada babak kedua untuk mengunci kemenangan Sparta Pena.
PKDI sempat memberikan perlawanan sengit. Tiga gol balasan tercipta akibat kelengahan lini belakang Sparta Pena. Salah satunya berasal dari tendangan langsung saat kick-off yang dilepaskan kapten PKDI Agus Proklamanto, Kepala Desa Klumutan, Kecamatan Saradan. Sementara gol lainnya tercipta melalui gol bunuh diri pemain belakang Sparta Pena.
Meski kebobolan tiga gol, dominasi Sparta Pena tak terbantahkan. Serangan demi serangan terus mengalir hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut semakin terasa spesial setelah pertandingan lain di Grup D mempertemukan Bank Jatim melawan Polres Madiun B. Saat ini Sparta Pena memimpin klasemen sementara Grup D dengan tiga poin dan selisih gol +2, unggul tipis atas Bank Jatim yang juga mengoleksi tiga poin namun hanya memiliki selisih gol +1.
Duel Sparta Pena kontra Bank Jatim pun dipastikan menjadi laga panas yang menentukan siapa penguasa Grup D.
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengaku terkesan dengan semangat bertanding yang ditunjukkan kedua tim pada laga pembuka.
“Seru sekali. Seperti yang kita lihat bersama, kedua tim sama-sama ngotot dan bersemangat,” katanya.
Turnamen Mini Soccer U-40 Kapolres Madiun Cup 2026 sendiri diikuti 16 tim yang terbagi dalam empat grup. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurut Kemas, selain turnamen sepak bola, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini juga dimeriahkan berbagai cabang olahraga dan kompetisi lainnya, mulai bulu tangkis, tenis meja hingga e-sport yang diikuti pelajar se-Kabupaten Madiun.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat luar biasa. Melalui kegiatan ini kami ingin terus mempererat silaturahmi dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Madiun,” pungkasnya. (ant/red)






