MADIUN, NEUMEDIA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di Gedung DPRD Kabupaten Madiun, Sabtu (18/7/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengatakan Hari Jadi ke-458 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi seluruh elemen pemerintahan untuk membawa Kabupaten Madiun semakin maju.
“Di Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun ini kami berharap Pemerintah Kabupaten Madiun maupun DPRD dapat terus menjadi lebih baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Kami juga berharap seluruh program serta cita-cita yang telah dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati dapat segera terwujud sehingga mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Fery.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Madiun harus terus dipertahankan. Menurutnya, sinergi kedua lembaga menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Madiun harus terus diperkuat. Tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan terbaik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Semua pihak harus memiliki semangat yang sama untuk membangun Kabupaten Madiun agar semakin bersih, sehat, dan sejahtera,” katanya.
Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, turut diperkenalkan busana tradisional Mataraman yang dipadukan dengan identitas Kampung Pesilat sebagai ciri khas daerah.
Menurut Fery, perpaduan unsur budaya tersebut merupakan hasil proses kreatif yang diharapkan mampu memperkuat identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia sekaligus melestarikan warisan budaya lokal.
“Perpaduan tersebut merupakan hasil dari proses dan kompetisi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Busana ini diharapkan menjadi identitas khas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia,” tuturnya.
Fery menambahkan, DPRD akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara optimal sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Seluruh kebijakan yang dibangun bersama, kata dia, harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“DPRD merupakan mitra Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, kami berharap kolaborasi yang selama ini sudah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Pada akhirnya, seluruh kerja sama tersebut bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa momentum Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan visi masyarakat yang bersih, sehat, dan sejahtera (Bersahaja).
“Kami bersyukur atas amanah ini dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan dan siap terus berjuang bersama masyarakat,” ujarnya.
Mengusung tema “Berinovasi dan Berkolaborasi”, Hari menilai kedua poin tersebut adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di era digital agar tidak tertinggal.
Ia menambahkan, kolaborasi pada dasarnya adalah bentuk modern dari semangat gotong royong yang diwariskan para leluhur. “Kolaborasi adalah istilah masa kini dari gotong royong. Jika semangat bekerja bersama ini terus kita jaga, saya yakin kerukunan akan terpelihara dan masyarakat akan semakin sejahtera,” pungkasnya. (ant/red/adv)






