MADIUN, NEUMEDIA.ID – Final Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi pesta sepak bola dunia, tetapi juga menghadirkan kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Bola resmi yang digunakan pada laga puncak antara Spanyol melawan Argentina merupakan hasil produksi PT Global Way Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Madiun.
Kebanggaan itu turut dirasakan Bupati Madiun Hari Wuryanto saat menghadiri nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bersama ratusan warga di Pendopo Muda Graha, Senin (20/7/2026) dini hari. Menurutnya, keberhasilan produk lokal tampil di panggung sepak bola dunia menjadi bukti kualitas industri Kabupaten Madiun yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Tentu saja kami bangga. Bola yang digunakan di Piala Dunia diproduksi di Kabupaten Madiun. Kontrak produksinya juga masih berlanjut hingga tahun 2034. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Madiun karena karya daerah bisa tampil di panggung sepak bola dunia,” ujar Hariwur, sapaan akrab Bupati Madiun.

Selain bangga dengan karya daerah, Hari juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang memadati lokasi nobar. Ia menilai sepak bola selalu mampu menyatukan berbagai kalangan dan menjadi hiburan yang dinanti masyarakat.
“Sepak bola sejak dulu memang selalu memiliki daya tarik yang luar biasa. Mudah-mudahan suatu saat nanti Indonesia juga bisa tampil di Piala Dunia,” katanya.
Hariwur menyebut, final Piala Dunia 2026 menyajikan pertandingan yang menarik dan penuh semangat juang. Karena itu, ia berharap laga tersebut menjadi inspirasi bagi para pemain sepak bola Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi hingga mampu bersaing di level dunia.
“Luar biasa. Ini benar-benar final Piala Dunia yang sangat menarik. Mudah-mudahan pertandingan ini menjadi motivasi bagi para pemain sepak bola Indonesia agar ke depan bisa tampil di Piala Dunia,” tuturnya.
Nobar di Pendopo Muda Graha dihadiri tokoh masyarakat, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta ratusan pecinta sepak bola. Tidak hanya di pusat pemerintahan, sejumlah kecamatan di Kabupaten Madiun juga menggelar nobar secara mandiri karena pertandingan disiarkan melalui TVRI.
“Alhamdulillah masyarakat hadir bersama tokoh-tokoh masyarakat dan OPD. Tidak hanya di sini, di beberapa kecamatan juga mengadakan nonton bareng. Semoga ini menjadi motivasi bagi para pemain sepak bola dan generasi muda pecinta sepak bola,” pungkasnya.
Dalam laga pamungkas tersebut, Spanyol berhasil menumbangkan Argentina dengan skor 1-0. Gol dicetak oleh Ferran Torres di menit 106 setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di 90 menit. Argentina bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernandes diganjar kartu merah.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang babak perpanjangan waktu dan Spanyol keluar sebagai kampiun Piala Dunia 2026. (ant/red)






