MADIUN, NEUMEDIA.ID – Sparta Pena FC terus menunjukkan tajinya di Turnamen Mini Soccer Piala Kapolres Madiun 2026. Tim yang diperkuat para jurnalis Madiun itu sukses melenggang ke babak perempat final dengan status juara Grup D usai bermain imbang tanpa gol melawan Polres Madiun B di Lapangan Tri Brata, Rabu (10/6/2026).
Tambahan satu poin dari laga terakhir fase grup sudah cukup mengantarkan Burmanto dan kawan-kawan mengamankan posisi puncak klasemen. Sparta Pena FC menutup fase grup dengan koleksi tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu kali imbang.
Catatan tersebut membuat Sparta Pena FC tak tersentuh kekalahan sepanjang fase grup sekaligus menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perburuan gelar Turnamen Mini Soccer Piala Kapolres Madiun yang digelar untuk memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
“Lolos sebagai juara grup membuktikan jurnalis tidak hanya tajam di ruang redaksi, tetapi juga mampu bersaing di lapangan,” ujar striker Sparta Pena FC sekaligus Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana.
Laga kontra Polres Madiun B berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun rapatnya pertahanan serta penampilan disiplin para pemain membuat skor kacamata bertahan hingga pertandingan usai.
Meski beberapa kali mendapat tekanan, lini belakang Sparta Pena tampil solid menjaga gawang tetap perawan. Hasil imbang tersebut menjadi modal penting untuk memastikan tiket delapan besar sekaligus mengunci predikat juara grup.
Manajer Sparta Pena FC Wiwit Eko Prasetyo mengaku puas dengan pencapaian timnya. Menurut dia, hasil tersebut diraih dalam situasi yang tidak mudah karena sejumlah pemain harus absen akibat cedera dan akumulasi kartu.
“Target utama kami adalah lolos sebagai juara grup dan itu berhasil kami capai. Anak-anak bermain disiplin, menjaga organisasi permainan, dan menjalankan instruksi dengan baik,” katanya.
Wiwit juga menilai timnya masih memiliki ruang perbaikan menjelang babak gugur. Beberapa keputusan wasit dalam pertandingan terakhir turut menjadi bahan evaluasi, termasuk insiden yang melibatkan Ockta Prana dan beberapa pelanggaran di area pertahanan lawan yang dinilai merugikan Sparta Pena FC.
Kini fokus Sparta Pena FC tertuju pada laga perempat final. Di fase delapan besar, mereka akan menghadapi Senkom Polri yang lolos sebagai runner-up Grup C.
Lawan yang akan dihadapi bukan tim sembarangan. Senkom Polri tampil produktif sepanjang fase grup dengan mencetak 12 gol dari tiga pertandingan. Namun status juara Grup D menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Sparta Pena FC untuk melanjutkan laju impresifnya.
Dengan sejumlah pemain yang dipastikan kembali memperkuat skuad, Sparta Pena FC optimistis mampu melewati hadangan Senkom Polri dan menjaga asa meraih trofi juara.
“Tantangan berikutnya tentu lebih berat karena tidak ada lagi pertandingan yang mudah. Kami harus tetap fokus, menjaga konsistensi, dan tampil maksimal di setiap laga,” tandas Wiwit. (ant/red)






