Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

- Editorial Team

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HRD CV Sukses Jaya Abadi, Arry Anggara, menyatakan ijazah tidak dijadikan jaminan, melainkan bagian dari “komitmen” kerja antara perusahaan dan karyawan.

HRD CV Sukses Jaya Abadi, Arry Anggara, menyatakan ijazah tidak dijadikan jaminan, melainkan bagian dari “komitmen” kerja antara perusahaan dan karyawan.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Polemik dugaan penahanan ijazah kembali menyeruak di Kabupaten Madiun. Sejumlah mantan pekerja perusahaan plastik, CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, mengaku dokumen asli mereka belum dikembalikan meski hubungan kerja telah berakhir.

Keluhan ini memantik sorotan karena ijazah merupakan dokumen pribadi yang melekat pada hak individu. Dalam praktik ketenagakerjaan, penahanan dokumen semacam itu kerap dipersoalkan karena berpotensi menekan posisi tawar pekerja.

Pihak perusahaan membantah melakukan penahanan. HRD CV Sukses Jaya Abadi, Arry Anggara, menyatakan ijazah tidak dijadikan jaminan, melainkan bagian dari “komitmen” kerja antara perusahaan dan karyawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada penahanan. Itu hanya bentuk komitmen. Kalau karyawan keluar secara baik, pasti dikembalikan,” ujar Arry, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, perusahaan menerapkan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) berdurasi satu tahun. Dalam kontrak tersebut, pekerja diwajibkan mengajukan pengunduran diri dengan pemberitahuan minimal satu bulan sebelumnya.

Menurut Arry, ketentuan itu diperlukan untuk menjaga stabilitas operasional perusahaan. “Kalau keluar mendadak, operasional terganggu. Karena itu, perlu ada komitmen,” katanya.

Soal keberadaan ijazah di perusahaan, Arry mengklaim bukan kebijakan wajib. Ia menyebut sebagian pekerja secara sukarela menyerahkan dokumen tersebut sebagai bukti keseriusan bekerja.

Meski demikian, ia mengakui masih ada ijazah milik eks karyawan yang belum kembali ke tangan pemiliknya. Alasannya, ada yang belum mengambil karena berada di luar kota atau belum menuntaskan administrasi pengunduran diri.

“Perusahaan terbuka. Kalau ada kendala, bisa diselesaikan bersama. Disnaker juga bisa memfasilitasi,” ujarnya.

Di sisi lain, praktik penahanan atau penguasaan dokumen pribadi oleh perusahaan tetap menuai kritik. Selain dinilai berpotensi melanggar aturan ketenagakerjaan, kebijakan semacam itu dianggap membuka ruang penyalahgunaan dan menempatkan pekerja dalam posisi rentan. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 
DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur
Damkar Kabupaten Madiun dan Yon TP 532 Unjuk Kesigapan Tangani Situasi Darurat
Stok Pupuk Bersubsidi Madiun Raya Capai 31.267 Ton, Pupuk Indonesia Dorong Pemakaian Petroganik
Pecahkan Rekor, Pengadaan Beras BULOG Tembus 4,1 Juta Ton, Madiun Lampaui Target
Hari Kesakitan Pancasila, Bupati Madiun Tegaskan Madiun adalah Korban Kebiadaban PKI, Bukan Pelaku 
Satlantas Polres Madiun Sabet Juara 1 Nasional Pelaporan Data Kecelakaan Lalu Lintas
BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WIB

Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki

Jumat, 25 September 2026 - 18:38 WIB

Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah

Jumat, 25 September 2026 - 14:04 WIB

Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik

Selasa, 22 September 2026 - 21:36 WIB

BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Perempuan Muda Bisa Ikut Seleksi Langsung

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WIB

Dua Tim Madiun Tancap Gas di SVL 2026, SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun Lolos Babak Utama

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru