MADIUN, NEUMEDIA.ID – Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kabupaten Madiun tak sekadar berlangsung seremonial. Upacara yang digelar di halaman Pendopo Ronggo Jumeno itu justru dimanfaatkan sebagai momentum mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan daerah.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini harus terus relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, nilai-nilai kesetaraan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan perlu diterjemahkan dalam aksi nyata.
“Peringatan ini bukan hanya mengenang, tetapi bagaimana kita meneladani semangat Kartini dalam kehidupan sehari-hari. Perempuan harus berani mengambil peran dan menunjukkan kapasitasnya,” ujar Bupati, usai upacara Hari Kartini di pendopo Ronggo Djoemeno, Selasa (21/4/2026).

Bupati yang akrab disapa Mas Hariwur itu juga menekankan pentingnya kepercayaan diri perempuan untuk tampil di berbagai sektor, termasuk dalam ruang-ruang strategis pembangunan.
Ia mengajak perempuan di Kabupaten Madiun untuk terus meningkatkan kualitas diri tanpa meninggalkan nilai budaya. “Perempuan harus tangguh, mandiri, dan inspiratif, namun tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa,” tambahnya.
Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, Pj. Sekda Sigit Budiarto, Ketua TP-PKK Ny. Erni Hariwuryanto, jajaran Forkopimda, serta kepala OPD.
Selain upacara, suasana peringatan juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kostum terbaik bagi ASN dan staf. Berbagai busana kebaya dan adat Nusantara tampil mencolok, mencerminkan keberagaman budaya sekaligus semangat pelestarian tradisi.
Penghargaan diberikan langsung oleh pimpinan daerah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas pegawai dalam memeriahkan Hari Kartini.
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua TP-PKK yang didampingi Bupati dan Forkopimda. Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus penegas makna peringatan.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap semangat Kartini tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi dorongan nyata bagi perempuan untuk berkontribusi lebih besar dalam kemajuan daerah. (ant/red/adv)






