Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

- Editorial Team

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Bahana Bersahaja yang digelar di Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Selasa (14/4/2026).

Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa pembangunan jalan memiliki dampak langsung terhadap aktivitas dan produktivitas warga. Karena itu, pemerintah terus mempercepat perbaikan infrastruktur sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu upaya konkret yang segera direalisasikan adalah pengaspalan jalan sepanjang 700 meter di wilayah Bancong. Pekerjaan tersebut akan dilanjutkan secara bertahap hingga menghubungkan Desa Plumpungrejo dan Wonoasri sampai tembus ke jalan raya.

“Kalau infrastrukturnya baik, mobilitas masyarakat lancar, distribusi hasil pertanian juga lebih cepat. Ini yang kita dorong agar ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” ujar Bupati.

Menurutnya, kondisi jalan memiliki korelasi erat dengan geliat ekonomi warga, khususnya di wilayah pedesaan yang didominasi sektor pertanian. Jalan yang baik akan mempermudah akses ke lahan pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, serta menekan risiko kerugian akibat keterlambatan maupun kecelakaan.

“Kalau jalannya bagus, ke sawah lebih mudah, usaha juga lancar. Bahkan secara psikologis, masyarakat lebih semangat bekerja,” imbuhnya.

Saat ini, akses jalan dari Klitik hingga Mojopurno telah dalam kondisi cukup baik. Namun demikian, beberapa ruas lain masih menjadi prioritas penanganan dan akan dikerjakan secara bertahap. Pemerintah juga mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan kerusakan jalan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan Bahana Bersahaja juga menjadi sarana menghadirkan berbagai layanan langsung bagi masyarakat. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, layanan dokter spesialis, hingga deteksi dini penyakit seperti tuberkulosis (TBC), turut disediakan melalui layanan kesehatan keliling.

Tak hanya itu, layanan publik lainnya seperti pembuatan SIM, perizinan usaha, hingga layanan ketenagakerjaan seperti pembuatan kartu pencari kerja (kartu kuning) dan job fair juga dihadirkan untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Di sisi lain, program pengentasan kemiskinan tetap berjalan melalui perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dari total 591 rumah di Desa Bancong, saat ini hanya tersisa satu rumah yang masih dalam proses perbaikan. Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan taraf hidup masyarakat.

Ke depan, pemerintah akan terus melakukan pendataan ulang untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari program bantuan. Standar kelayakan rumah pun ditingkatkan, mencakup kondisi lantai, dinding, hingga fasilitas sanitasi.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan budaya gotong royong sebagai kekuatan sosial masyarakat desa. Menurutnya, komunikasi yang baik antarwarga menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan.

Lebih lanjut, Desa Bancong dinilai memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan luas lahan sekitar 145 hektare serta dukungan pengairan dari sekitar 10 sumur. Dengan dukungan infrastruktur yang terus diperbaiki, potensi tersebut diyakini dapat berkembang lebih optimal.

“Kalau infrastruktur kuat, sektor lain akan ikut bergerak. Ini yang terus kita bangun agar kesejahteraan masyarakat meningkat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga
Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 
Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi
Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru