Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

- Editorial Team

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Percepatan Tanam Serempak seluruh Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur yang digelar di Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, Kamis (23/4/2026).

Gerakan Percepatan Tanam Serempak seluruh Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur yang digelar di Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, Kamis (23/4/2026).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Upaya percepatan tanam padi terus didorong di Kabupaten Madiun melalui Gerakan Percepatan Tanam Serempak seluruh Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur yang digelar di Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Pertanian dan Perikanan, Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan, hingga aparat TNI-Polri, pemerintah kecamatan, desa, serta petani.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi mempercepat masa tanam sekaligus mengantisipasi potensi kekeringan yang telah diperingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Soedjiono, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan kesiapan dalam pelaksanaan Gerakan Percepatan Tanam Padi Serentak sebagai upaya menjaga produksi di tengah ancaman kekeringan.

Simbolis penyerahan bantuan kepada petani.

Soedjiono menyebut luas tanam serentak yang dilakukan saat ini mencapai sekitar 776 hektare di seluruh wilayah Kabupaten Madiun. “Untuk Kabupaten Madiun, tanam serentak saat ini sekitar 776 hektare. Khusus di Kecamatan Madiun kurang lebih 50 hektare,” ujar Soedjiono saat ditemui di Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, pelaksanaan program sejauh ini berjalan lancar karena didukung kesiapan sarana, terutama ketersediaan air di sejumlah wilayah. “Alhamdulillah, sejauh ini berjalan baik. Sarana tersedia dan di lokasi ini air juga tidak ada kendala,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi potensi persoalan di daerah yang minim sumber air. Dinas telah menginstruksikan penyuluh pertanian untuk aktif memberikan pendampingan kepada petani. “Untuk wilayah yang tidak memiliki pengairan, teman-teman penyuluh sudah kami arahkan untuk memberikan pendampingan sebagai langkah antisipasi kekeringan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Soedjiono menegaskan bahwa program percepatan tanam ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai dukungan guna mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan petani. “Pemerintah menyiapkan program optimasi lahan, peningkatan luas tambah tanam, serta bantuan benih dan rodentisida, serta kelancaran distribusi pupuk. Ini bagian dari upaya meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani,” tegasnya.

Untuk memastikan program berjalan optimal, pengawasan di lapangan dilakukan secara intensif oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). “PPL selalu siaga di lapangan, memantau perkembangan tanaman. Kalau ada kendala, mereka langsung mendampingi petani. Dinas juga terus melakukan pemantauan,” pungkasnya.

Sementara itu, Katimker (Ketua Tim Kerja) PPL Kabupaten Madiun, Bambang Rian, menjelaskan, hingga 22 April 2026, realisasi LTT di Kabupaten Madiun telah mencapai 10.491 hektare atau sekitar 78 persen dari target 14.169 hektare. Bahkan pada hari pelaksanaan kegiatan, capaian tanam mencapai 776 hektare, meningkat sekitar 60 persen dibandingkan rata-rata harian sebelumnya yang berada di angka 440 hektare.

“Percepatan tanam ini penting untuk mengejar target Luas Tambah Tanam (LTT), sekaligus menjaga ketahanan pangan,” kata Rian.

Selain tanam serentak, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran bantuan pertanian secara simbolis. Di antaranya bantuan benih padi seluas 10.069 hektare dengan total volume mencapai 251.725 kilogram—tertinggi di Jawa Timur—serta distribusi rodentisida (racun tikus) kepada petani terdampak.

Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mendorong percepatan tanam. Keterlibatan penyuluh pertanian lapangan (PPL), pengamat organisme pengganggu tumbuhan (POPT), hingga dukungan aparat dan pemerintah desa memperkuat implementasi program di lapangan.

Tak hanya itu, pemerintah desa juga turut berperan melalui pengalokasian dana desa untuk sektor pertanian, termasuk mendukung pengembangan persemaian kering. Gerakan tanam serentak ini diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman perubahan iklim, sekaligus memperkuat langkah menuju swasembada pangan berkelanjutan.

Dengan percepatan yang terus digenjot, Kabupaten Madiun optimistis dapat memenuhi target tanam, bahkan membuka peluang peningkatan produksi beras di masa mendatang. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat
Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028
Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Hari Wuryanto: Bangga Bola Buatan Kabupaten Madiun Dipakai di Laga Pamungkas 
Kado Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, 55 Desa Terima Mobil Siaga
Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan
Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Semangat Inovasi dan Kolaborasi Digaungkan untuk Wujudkan Masyarakat Bersahaja
Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Pemkab Madiun Teguhkan Semangat “Bersahaja” dan Dongkrak Ekonomi Lewat Sepasma
Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:26 WIB

BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028

Senin, 20 Juli 2026 - 06:19 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Hari Wuryanto: Bangga Bola Buatan Kabupaten Madiun Dipakai di Laga Pamungkas 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:02 WIB

Kado Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, 55 Desa Terima Mobil Siaga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:25 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:21 WIB

Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Pemkab Madiun Teguhkan Semangat “Bersahaja” dan Dongkrak Ekonomi Lewat Sepasma

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:04 WIB

DPRD Kota Madiun Soroti SiLPA Rp154,8 Miliar hingga Opini WDP

Berita Terbaru