SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun

- Editorial Team

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua SBMR, Aris Budiono berorasi saat unjuk rasa May Day di Alun-alun Kota Madiun, Jumat (1/5/2026)

Ketua SBMR, Aris Budiono berorasi saat unjuk rasa May Day di Alun-alun Kota Madiun, Jumat (1/5/2026)

MADIUN, NEUEMEDIA.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Madiun diwarnai aksi unjuk rasa Sarikat Buruh Madiun Raya (SBMR) di Alun-alun Kota Madiun, Jumat (1/5/2026). Dalam aksi tersebut, SBMR menyoroti sejumlah isu lokal, mulai dari nasib pengemudi ojek online (ojol), pedagang kaki lima (PKL), hingga tuntutan penerbitan Tanda Daftar Usaha (TDU).

Ketua SBMR, Aris Budiono, secara tegas mengecam peringatan May Day di kawasan Monas, Jakarta. Ia menilai kegiatan tersebut tidak mencerminkan perjuangan buruh. “Itu bukan perjuangan buruh, tapi lebih pada pesta hura-hura,” tegasnya.

Menurut Aris, peringatan Hari Buruh seharusnya menjadi momentum untuk menyuarakan persoalan riil yang dihadapi pekerja, bukan sekadar seremoni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tingkat daerah, SBMR menyoroti kebijakan yang berdampak pada PKL di kawasan Alun-alun Kota Madiun. Mereka menuntut agar rencana relokasi PKL dihentikan, serta mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) segera menerbitkan Tanda Daftar Usaha (TDU) bagi para pedagang.

“PKL butuh kepastian hukum untuk bisa berusaha dengan tenang. TDU harus segera diterbitkan,” ujar Aris.

Selain itu, SBMR juga menyinggung kondisi pengemudi ojek online (ojol), khususnya terkait regulasi tarif. Mereka mendesak pemerintah untuk melaksanakan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/634/013/2025 tentang tarif angkutan sewa khusus di Provinsi Jawa Timur.

SBMR menilai implementasi aturan tersebut penting untuk menjamin kesejahteraan pengemudi ojol yang selama ini dinilai masih menghadapi ketidakpastian pendapatan.

Dalam aksi tersebut, SBMR juga menyerukan sejumlah tuntutan lain yang terangkum dalam Sepuluh Tuntutan Rakyat (SEPULTURA), termasuk penghentian diskriminasi upah dan penurunan harga kebutuhan pokok.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian Polres Madiun Kota. SBMR menyatakan akan terus mengawal berbagai isu tersebut dan mendorong keterlibatan buruh dalam aksi yang lebih besar ke depan. (ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dua Tim Madiun Tancap Gas di SVL 2026, SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun Lolos Babak Utama
Pasca Dugaan Keracunan MBG di SDN 02 Kanigoro, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Sidak 
Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
5.000 Warga Menari Bersama, Kota Madiun Jadi Panggung Budaya
Absen Bertahun-tahun, Pemkot Kembali Gelar Tradisi Grebeg Maulid di Kota Madiun
Madiun Melukis Jadi Ruang Ekspresi Anak, Bagus Panuntun: Bukan Lomba, Tapi Parade
Kota Madiun Sebagai Simpul, Pawitandirogo Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
Pemkot Madiun dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Kejar Program yang Belum Tercapai

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru