Warga Sipil Jadi Korban Pembunuhan, Hotman Paris Tantang Panglima TNI

- Editorial Team

Rabu, 30 Agustus 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Hotman Paris Hutapea. Foto:instagram.com/hotmanparisofficial

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menantang Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk
menemui keluarga dari Imam Masykur, korban pembunuhan oleh tiga oknum TNI.
Seorang di antaranya merupakan anggota Paspampres.


“Apakah bapak berkenan menerima orang
tua dari almarhum datang ke Jakara untuk bertemu dengan bapak?,” tanya Hotman
dikutip neumedia.id dari akun media
sosial TikTok-nya, Rabu, 30 Agustus 2023.


Ketika bersedia menemui keluarga
korban, ia melanjutkan, apakah Panglima TNI juga akan menjelaskan tentang
kejadian yang menimpa Imam Masykur, pemuda asal Aceh tersebut. Juga, tentang
proses hukum yang dijalankan.


“Tindakan hukum apa yang akan
dilakukan kepada oknum TNI yang diduga sebagai pelaku (penganiayaan yang
mengakibatkan korban meninggal dunia),” ujar Hotman.


Ia menyampaikan hal karena telah
ditunjuk sebagai pengacara oleh pihak keluarga korban. Dalam mendampingi kasus
kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum militer kepada warga sipil, Hotman
juga berkolaborasi dengan sejumlah pengacara di Aceh.


Sebelumnya, Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono
mengatakan bahwa Panglima TNI merasa prihatin dan akan mengawal kasus tersebut.


“Ini agar pelaku dihukum berat, maksimal hukuman mati, minimal
hukuman seumur hidup,” kata Julius. Adapun personel TNI yang terlibat dalam
kasus itu akan dipecat sebagai prajurit. (**/ofi)

 


Diolah dari berbagai sumber

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Berawal dari Aduan “Lapor Pak Purbaya”, Bea Cukai Madiun Kembali Bongkar Kasus Rokok Ilegal Bernilai Puluhan Juta 
Polres Madiun Ungkap Kasus Curat Alfamart dan Pencurian Burung 
Berawal Utang Piutang hingga Tanah Beralih Nama, Sengketa Keluarga di Magetan Bergulir ke Pengadilan
Bea Cukai Madiun Gerebek Penjual Rokok Ilegal di Wilayah Jiwan, 12 Ribu Batang Tanpa Cukai Disita 
Diduga Salahi Prosedur Pencairan KPR, Bank Mandiri Digugat Nasabah
Kades Sukosari Madiun Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta
Petugas Lapas I Madiun Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Popok Bayi, Pelaku Diserahkan ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:47 WIB

Wakil Dirut KAI Cek Kesiapan Daop 7 Madiun Jelang Puncak Angkutan Nataru 

Kamis, 20 November 2025 - 13:40 WIB

PKBM Mawar Tampung Ratusan Warga Belajar, Jadi Pilihan Alternatif bagi Pelajar Putus Sekolah

Jumat, 14 November 2025 - 17:05 WIB

KAI Daop 7 Madiun dan DJKA Gelar Inspeksi Keselamatan Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

Jumat, 14 November 2025 - 06:00 WIB

Gotong Royong Rawat Kebun Sayuran, Cara SDN Bukur 02 Jiwan Wujudkan Sekolah Adiwiyata

Minggu, 9 November 2025 - 20:03 WIB

Tiket KA Natal dan Tahun Baru Sudah Bisa Dipesan, Catat Tanggalnya! 

Sabtu, 8 November 2025 - 17:46 WIB

KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket untuk Perjalanan Mulai 1 Desember 2025

Kamis, 6 November 2025 - 07:53 WIB

Mulai 1 Desember, KAI Daop 7 Madiun Ubah Jadwal dan Pola Perjalanan Kereta Api

Jumat, 31 Oktober 2025 - 20:15 WIB

Siswa SD di Gemarang Dapat Inspirasi Langsung dari Berbagai Profesi

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun sediakan puluhan ribu tiket kereta api untuk masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Foto : Humas KAI Daop 7 Madiun.

Bisnis

KAI Daop 7 Madiun Siapkan 65.556 Tiket KA Nataru 

Rabu, 10 Des 2025 - 19:39 WIB

Madiun Raya

Jumali Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Madiun Raya 2025–2028

Kamis, 4 Des 2025 - 17:54 WIB