Warga Desa Suluk, Madiun Tolak Rencana Tambang Galian C

- Editorial Team

Selasa, 15 Agustus 2023 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Spanduk penolakan rencana penambangan sirtu di Desa Suluk, Dolopo, Kabupaten Madiun. Foto:Istimewa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, MADIUN – Rencana penambangan pasir dan batu (sirtu) di
Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ditolak warga. Bukti
penolakan itu dengan dipasangnya dua spanduk di jalan masuk lokasi bakal tambang
galian golongan C.  


Spanduk itu bertuliskan : “Bersatu Menjaga Kelestarian Alam. Stop
Jangan Ada Tambang Masuk di Kampung Kami.”
Kemudian, spanduk kedua
bertuliskan : “Kami Warga RT 14 Desa
Suluk Menolak Keras Bila di Wilayah Kami Ada Aktivitas Penambangan Galian C.
Siapapun Penambangnya.”


Tidak berhenti di situ, puluhan
warga juga nglurug Kantor Desa Suluk
pada Senin kemarin, 14 Agustus 2023. Mereka menyampaikan keberatan terhadap
rencana penambangan di lingkungan desa setempat. Sebab, ekplorasi sirtu akan
merusak kelestarian alam yang meningkatkan potensi terjadinya bencana alam.

“Dampak tambang galian C ini
sangat membahayakan. Kami takut kalau nanti kami akan mengalami bencana longsor
maupun bencana lainnya,” kata Rebo, salah seorang warga yang menolak rencana
penambangan sirtu, Senin.

Selain itu, aktvitas tambang yang
akan berlangsung dinilai dapat mengakibatkan rusaknya sumber air bersih yang
selama ini dimanfaatkan warga. Alasan penolakan yang lain oleh warga karena lokasi
esksplorasi bakal berlangsung di tanah milik warga dan tanah adat dengan luas
24,5 hektare. Makam pendiri Desa Suluk juga berada di sana.   


“Kami sepenuhnya menolak
aktivitas tambang ini. Meski ada tawaran kompensasi, kami tetap akan menolak,” Rebo
menegaskan.

Mat Sirun, warga yang lain
mengungkapkan hal senada. Menurutnya, penolakan warga terhadap tambang karena
nantinya aktivitas itu akan merusak jalan desa setempat. “Tanah kami ini akan
rusak dan tidak bisa ditinggalkan untuk anak cucu kami. Kami tegas menolak
rencana aktivitas tambang di kampung ini,” ujar dia.

Berdasarkan informasi yang
diterima warga sejak dua pekan lalu, rencana penambangan sirtu di Desa Suluk
itu akan berdampak pada 21 keluarga. Namun, warga yang kemungkinan terdampak belum
diajak musyawarah oleh pihak pengusaha secara langsung.

Sejumlah warga Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun berada di lokasi yang bakal ditambang oleh pengusaha. Foto:Istimewa

Sementara itu, Kepala Desa Suluk,
Daryono, mengatakan bahwa pihaknya menerima aspirasi dari warga RT 14 terkait
penolakan aktivitas tambang galian C di kampung mereka. Sejauh ini, pihaknya
tidak menandatangani seluruh dokumen yang akan digunakan untuk pengurusan
tambang tersebut.

Untuk dokumen analisis dampak
lalu lintas, misalnya, dinyatakan ditolak untuk penandatanganannya. “Saya
kemarin sempat didatangi konsultan dari perusahaan yang akan melakukan
aktivitas tambang di  desa ini. Tapi saya
menolak (tanda tangan), karena itu menjadi asprasi warga,” jelas dia.

Daryono menegaskan lahan yang
akan ditambang itu merupakan permukiman warga. Ketika aktivitas tambang
terjadi, dampaknya akan berdampak secara langsung terhadap masyarakat yang
tinggal di kampung tersebut.

“Itu kan lahannya di perengan
dan di atasnya ada permukiman warga. Tidak ada tambang saja, di situ sering ada
longsor, apalagi nanti ditambang,” jelasnya. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Madiun Kota Bongkar 3,1 Juta Rokok Ilegal dan Gagalkan Dugaan Aksi Balap Liar di Jiwan
Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dari 30 Perkara Inkracht
Diduga Terjerat Skema Pinjaman Tak Transparan, Sejumlah Warga Magetan Terancam Kehilangan Aset
PBJ Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Potensi Temuan Audit hingga Pidana Mengemuka
Jelang Operasi Ketupat, Satlantas Polres Madiun Gelar RAM Check di Terminal Bus Caruban
Bobol Toko, Komplotan Pencuri Beraksi di Madiun dan Magetan, Empat Pelaku Diamankan, Satu DPO 
Motor Raib di Penitipan, Pelaku Ternyata Remaja 15 Tahun
Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:52 WIB

Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun

Senin, 11 Mei 2026 - 15:12 WIB

Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Polres Madiun Kota Bongkar 3,1 Juta Rokok Ilegal dan Gagalkan Dugaan Aksi Balap Liar di Jiwan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:06 WIB

Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:03 WIB

Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:57 WIB

SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:19 WIB

Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Rabu, 22 April 2026 - 14:04 WIB

DPRD Kota Madiun Pertegas Arah Pembangunan 2026: Dorong Akselerasi Ekonomi dan Penguatan Birokrasi

Berita Terbaru