KPU Akui Punya Kerja Sama dengan Penyedia Server Cloud Raksasa Alibaba

- Editorial Team

Sabtu, 16 Maret 2024 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sidang sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat. Foto: KIP

Suasana sidang sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat. Foto: KIP

JAKARTA, NEUMEDIA.ID – Setelah sempat mencuat beberapa waktu lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mengakui bahwa pihaknya mempunyai kerja sama dengan Alibaba Cloud.

Hal itu menjadi fakta persidangan penyelesaian informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP). Di persidangan, Majelis Komisioner (MK) KIP Arya Sandhiyudha menanyakan kepada KPU, “Jadi benar KPU memiliki kerja sama dengan Alibaba cloud?”

KPU sebagai pihak Termohon menjawab, “benar, majelis”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Terjerat Kasus Judi, Kades Pojok Magetan Bisa Diberhentikan dari Jabatan

Sidang proses penyiaran informasi ini melibatkan dua pihak. Sebagai Pemohon adalah Badan Hukum LSM Yakin (Yayasan Advokasi Hak Konstitusional Indonesia). Sementara KPU sebagai Termohon sengketa informasi.

Persidangan ini dipimpin oleh Ketua MK KIP Syawaludin bersama Rospita Vici Paulyn, didampingi Panitera Pengganti (PP) Reyhan Pradipta di rudang sidang utama Sekretariat KIP Wisma BSG Jakarta pada Rabu (13/03/2024).

Dari tiga register yang mempertahankan informasi a quo, hanya register 003 yang dinyatakan terbuka oleh KPU RI.

Sementara register 001 dan 002 dimohon, namun baru register 002 yang disertai hasil uji konsekuensi.

Untuk itu majelis meminta dilakukan uji konsekuensi terhadap register 001 dan uji konsekuensi ulang terhadap register 002 untuk diperiksa pada persidangan Senin 18 Maret 2024.

Dalam permohonan penyelesaian penyelesaian informasi a quo, ada tiga register terdiri dari register 001 yang meminta data real count dalam bentuk data mentah seperti file .csv harian. 

Data/file ini dapat dipublikasikan di situs web resmi KPU atau dikirimkan langsung kepada Pemohon setiap harinya.

Kemudian register 002 meminta informasi rincian infrastruktur IT KPU terkait Pemilu 2024, termasuk topologi, rincian server-server fisik, server-server cloud dan jaringan, lokasi setiap alat dan jaringan, rincian alat-alat keamanan siber seperti CDN, perlindungan DDoS dll.

Pemohon juga meminta rincian layanan-layanan Alibaba Cloud yang digunakan, termasuk proses pengadaan layanan cloud dan kontrak antara KPU (atau perwakilannya) dan Alibaba Cloud.

Serta register 003 meminta informasi Data Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Data Hasil (Suara total, suara sah, suara tidak sah), mentah dan lengkap untuk semua Pemilihan (Pemilihan Umum, Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden, Pemilihan Kepala Daerah) sejak dan termasuk tahun 1999 sampai dengan tahun 2024 sampai tingkat terendah yang tersedia, misalnya tingkat Kelurahan/Desa atau RW atau RT, atau TPS. Bentuk data: Data mentah elektronik dalam bentuk database ekspor, file .csv atau serupa. (aqs)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:24 WIB

Diduga Terjerat Skema Pinjaman Tak Transparan, Sejumlah Warga Magetan Terancam Kehilangan Aset

Kamis, 16 April 2026 - 12:14 WIB

Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG

Rabu, 8 April 2026 - 15:03 WIB

DPRD Madiun Gaspol Empat Raperda Kunci, LP2B Jadi Penentu Arah Tata Ruang

Selasa, 7 April 2026 - 19:14 WIB

Awal Tahun, Realisasi PAD Kota Madiun Sentuh 23,99 Persen

Kamis, 2 April 2026 - 19:41 WIB

DPRD Kota Madiun Setujui 12 Raperda, Soroti Lingkungan, Ketenagakerjaan hingga Pariwisata

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:09 WIB

DPRD Kota Madiun Bentuk Pansus Cermati LKPJ Wali Kota

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:40 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Dorong Percepatan Reaktivasi 26 Ribu Peserta PBI JK

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:39 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Gelar Paripurna, Agenda Penyampaian Nota Bupati atas LKPJ TA 2025

Berita Terbaru