Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

- Editorial Team

Selasa, 15 April 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota OPM yang kembali ke pangkuan NKRI mencium bendera Merah Putih. Foto : Yonif 501 Bajra Yudha

Anggota OPM yang kembali ke pangkuan NKRI mencium bendera Merah Putih. Foto : Yonif 501 Bajra Yudha

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Upaya TNI dalam mewujudkan Papua yang damai dan bersatu kembali membuahkan hasil. Satgas Pamtas Mobile Yonif 501/Bajra Yudha (BY) mencatatkan prestasi gemilang setelah berhasil membina satu lagi anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Adalah YSA, mantan anggota kelompok bersenjata di bawah komando Zet Fattem, yang memutuskan keluar dari barisan separatis. Keputusannya ini diambil setelah dirinya mengalami tekanan berat dari dalam kelompok serta menyaksikan langsung perpecahan internal yang kian meruncing. Ditambah dengan sulitnya kondisi hidup di hutan dan semakin sempitnya ruang gerak akibat dominasi operasi Satgas Yonif 501/BY, YSA pun memilih jalan damai.

“Saya tidak tahan lagi. Kelompok sudah terpecah, makanan makin susah, dan Satgas makin kuat menjaga wilayah. Saya ingin hidup tenang,” ungkap YSA saat mengikuti prosesi pemutihan yang digelar di TK Fuog, Maybrat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara pemutihan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat bahwa masyarakat Papua terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali membangun bersama.

Keberhasilan ini tak lepas dari strategi ganda yang diterapkan Satgas Yonif 501/BY, yaitu gabungan antara operasi ofensif yang efektif dan pendekatan teritorial yang menyentuh hati. Pembangunan jembatan di Kampung Fuog, layanan kesehatan, pendidikan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya menjadi jembatan literal dan emosional yang memperkuat simpati masyarakat.

Komandan Satgas Yonif 501/BY, Letkol Inf Yakhya Wisnu, menekankan bahwa pendekatan persuasif adalah kunci utama keberhasilan ini.

“Kami tidak menilai masa lalu, kami melihat masa depan. Siapa pun anak bangsa yang ingin kembali, NKRI selalu terbuka,” tegasnya.

Kisah YSA menjadi bukti bahwa jalan damai selalu terbuka. TNI berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi anggota kelompok separatis lainnya untuk kembali membangun Papua yang aman, adil, dan sejahtera bersama seluruh anak bangsa dalam bingkai NKRI. (*/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW
SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun Raih Prestasi Gemilang Tingkat Internasional di Malaysia 

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru