Misteri Dugaan Pembunuhan Siswa SMK Terungkap, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

- Editorial Team

Selasa, 9 Januari 2024 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEUMEDIA.ID, JAWA TIMUR – Misteri penemuan sesosok mayat seorang pria di rawa Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, akhirnya terungkap. Polisi menduga, kematian korban itu akibat dibunuh oleh tiga pemuda.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya menjelaskan bahwa pelaku merupakan kakak beradik yang masih satu sekolah. Motif utama pembunuhan ini ternyata adalah sakit hati pelaku terhadap korban, yang telah membongkar aib kakaknya.

“Pelaku ini merupakan kakak beradik, dengan sang kakak berusia 18 tahun (MF) dan adiknya berusia 17 tahun (MRAJ),” ujarnya Senin (8/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban ini merupakan teman sekolah dari MRAJ, yang berada di kelas XI, sedangkan MF berada di kelas XII. Motif utama pelaku adalah sakit hati terhadap korban karena telah menyebarkan aib kakaknya,” lanjutnya.

Salah seorang tersangka mengakui, setelah melakukan aksinya, sepeda motor korban langsung dibawa oleh kedua pelaku. Lantas, digadaikan sebesar Rp 4 juta kepada seorang penadah yang juga telah juga diamankan oleh petugas.

Saat ini, ketiga pelaku berpotensi dijerat dengan pasal 340 KUHP, yang dapat menghadirkan hukuman pidana maksimal berupa hukuman mati atau seumur hidup.

Sementara itu, mayat berjenis kelamin laki-laki, berusia 17 tahun, pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Puji dan anaknya, Sabtu pekan lalu.

Mereka hendak memancing di sekitaran sungai. Awalnya, tubuh mayat ini disangka sebagai boneka. Namun, setelah diperiksa lebih dekat, ternyata itu adalah seorang manusia yang sebagian tubuhnya tertutup dedaunan.

Warga segera melaporkan penemuan tersebut ke Polres Bangkalan. Menurut pihak kepolisian, mayat tersebut ditemukan dalam posisi tertelungkup dan diperkirakan telah meninggal sejak dua hari sebelumnya.

Identitas korban berhasil diungkap sebagai HF, seorang siswa berusia 17 tahun, warga desa Lergunung, Kecamatan Klampis, yang bersekolah di salah satu SMK di Kota Bangkalan.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan dua pasang sandal berbeda warna yang ditemukan di dekat mayat. Kedua pasang sandal tersebut diamankan sebagai barang bukti yang kemudian membantu polisi dalam mengidentifikasi dan menangkap tiga pelaku.

Dengan menggunakan barang bukti tersebut, polisi segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Dalam waktu kurang dari 24 jam, Satreskrim Polres Bangkalan berhasil menangkap ketiga pelaku beserta seorang penadah sepeda motor korban yang telah digadaikan oleh pelaku. (*/ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Kapolres Madiun Kota Imbau Perempuan Waspada Kenalan di Aplikasi
Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Polres Madiun Kota Bongkar 3,1 Juta Rokok Ilegal dan Gagalkan Dugaan Aksi Balap Liar di Jiwan
Bobol Toko Emas Rp1 Miliar, Komplotan Spesialis Lintas Kota Diringkus Kurang dari 24 Jam
Bobol Toko, Komplotan Pencuri Beraksi di Madiun dan Magetan, Empat Pelaku Diamankan, Satu DPO 
Motor Raib di Penitipan, Pelaku Ternyata Remaja 15 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru