Bobol Toko Emas Rp1 Miliar, Komplotan Spesialis Lintas Kota Diringkus Kurang dari 24 Jam

- Editorial Team

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN, NEUMEDIA.ID – Aksi nekat komplotan pencuri spesialis pembobolan toko emas akhirnya berakhir di tangan polisi. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, jajaran Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pembobolan Toko Emas Senna Golden Star di Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.

Kasus tersebut terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan pencurian pada Rabu (14/1/2026) pagi. Kejadian diketahui sekitar pukul 07.30 WIB, saat toko hendak dibuka. Saksi mendapati kondisi toko dalam keadaan porak-poranda, dengan tembok bagian belakang jebol dan sejumlah laci berantakan.

Pemilik toko kemudian memastikan bahwa kunci brankas raib, bersama uang tunai sebesar Rp24 juta dan perhiasan emas bernilai fantastis. Peristiwa itu segera dilaporkan ke Polsek Bendo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapat laporan tersebut, aparat gabungan dari Unit Reskrim Polsek Bendo, Satreskrim Polres Magetan, dan Tim Inafis langsung bergerak cepat. Olah tempat kejadian perkara dilakukan menyeluruh, termasuk pemeriksaan saksi dan pengamanan rekaman CCTV dari dalam toko.

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengungkapkan, hasil olah TKP dan analisis rekaman CCTV menjadi kunci utama pengungkapan kasus ini.

“Aksi pencurian diketahui terjadi sekitar pukul 22.57 WIB. Para pelaku masuk dengan cara menjebol tembok belakang toko,” ujar AKBP Raden Erik saat konferensi pers, Kamis (15/1/2026).

Dari pengembangan penyelidikan, polisi mendapati jejak komplotan pencuri lintas daerah. Berkat koordinasi cepat dengan Satreskrim Polres Madiun, aparat akhirnya mengamankan lima tersangka di sebuah rumah kos di wilayah Jiwan, Kabupaten Madiun.

Kelima tersangka terdiri dari satu orang asal Madiun dan empat orang asal Nusa Tenggara. Polisi menyebut, komplotan ini merupakan spesialis pembobolan toko dengan modus melubangi tembok, dan diduga telah beberapa kali beraksi di wilayah Madiun dan Magetan.

“Para tersangka kami jerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sesuai KUHP baru, dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” tegas Kapolres.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan sistem keamanan berlapis, seperti penguatan struktur bangunan, penggunaan kunci pengaman tambahan, serta pemasangan CCTV.

Sementara itu, pemilik Toko Emas Senna Golden Star, Rina Noviana, mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

“Saya berterima kasih kepada Polres Magetan dan Polsek Bendo. Pengungkapan yang cepat ini sangat membantu dan memberi rasa aman bagi kami,” ujarnya. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap
Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka
Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Kapolres Madiun Kota Imbau Perempuan Waspada Kenalan di Aplikasi
Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Polres Madiun Kota Bongkar 3,1 Juta Rokok Ilegal dan Gagalkan Dugaan Aksi Balap Liar di Jiwan
Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru