Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB

- Editorial Team

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Kabupaten Magetan. Foto : istimewa

Kantor DPRD Kabupaten Magetan. Foto : istimewa

MAGETAN, NEUMEDIA.ID – Dinamika politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Magetan mulai menghangat menyusul proses penentuan figur yang berpeluang mengisi kursi Ketua DPRD Magetan.

Posisi tersebut menjadi sorotan publik setelah Ketua DPRD sebelumnya, Suratno, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan dalam perkara dugaan penyimpangan dana hibah pokok pikiran (pokir) DPRD tahun anggaran 2020–2024.

Pengamat politik sekaligus Direktur Statiska Indonesia, Nu’man Iskandar menilai seluruh kader PKB yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Magetan memiliki kesempatan yang sama untuk dipertimbangkan partai sebagai calon pimpinan dewan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua kader PKB yang saat ini menjadi wakil rakyat memiliki peluang untuk menjadi Ketua DPRD, sepanjang mendapatkan kepercayaan dan penugasan dari partai,” kata Nu’man, Rabu (6/5/2026) dikutip dari RMOLJATIM.

Menurutnya, mekanisme penentuan pimpinan DPRD sepenuhnya merupakan kewenangan internal partai. Karena itu, proses penjaringan figur diharapkan mengedepankan prinsip demokrasi, rekam jejak, pengalaman organisasi, kemampuan komunikasi politik, serta aspirasi kader dan masyarakat.

Di Fraksi PKB DPRD Magetan sendiri terdapat sejumlah nama yang dinilai memiliki pengalaman dan latar belakang beragam. Beberapa di antaranya adalah:

Dwi Heruyanto, anggota DPRD yang telah menjabat selama empat periode dan dikenal sebagai salah satu kader senior dengan pengalaman panjang di legislatif.

Nur Wakid, juga merupakan politisi senior PKB dengan pengalaman empat periode di DPRD Magetan.

Kelvin Kusumawardhana, legislator muda periode 2024–2029 yang saat ini menjadi salah satu wajah generasi baru PKB di Magetan.

Andri Wahyu, anggota DPRD periode 2024–2029 yang dinilai mewakili kalangan muda dalam struktur partai.

Agus Dwi, berlatar belakang dunia usaha dan saat ini menjalani periode pertamanya sebagai anggota dewan.

Riyin Nur Asiyah, pengusaha di bidang transportasi yang juga baru menjabat anggota DPRD periode 2024–2029.

Anton Sholihin, anggota DPRD dua periode yang dikenal memiliki pengalaman politik dan jaringan organisasi cukup panjang.

Nu’man menilai publik tentu akan mencermati kapasitas, integritas, serta kemampuan kepemimpinan masing-masing figur sebelum partai menentukan pilihan akhirnya.

“Momentum ini menjadi kesempatan bagi PKB untuk menghadirkan figur yang tidak hanya memiliki pengalaman politik, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan publik dan memperkuat kinerja kelembagaan DPRD,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar dinamika politik yang berkembang menjelang penentuan pimpinan DPRD tetap dijalankan secara sehat dan proporsional. Menurutnya, penyampaian gagasan, visi, maupun rekam jejak kandidat sebaiknya dilakukan secara terbuka tanpa saling menjatuhkan.

“Publik tentu berharap proses ini menghasilkan pemimpin yang mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat serta memperkuat soliditas partai dan lembaga DPRD,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Nu’man mengutip pesan Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, bahwa kekuatan partai tidak bertumpu pada figur semata, melainkan pada organisasi yang solid, modern, dan dijalankan oleh kader-kader yang kompeten. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir
Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom
Bupati Magetan Lantik 185 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Etika dan Inovasi
Longsor Galian Tanah di Magetan Tewaskan Pekerja, Polisi Lakukan Olah TKP
Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi
Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Sarangan–Cemorosewu, Polisi, BPBD, dan Warga Bergerak Cepat Buka Akses
Berdayakan Umat di Era Digital, Rumah Mukmin Peduli Gelar Pelatihan TikTok Affiliate Berbasis AI
Ini Daftar Delapan Sepeda Motor yang Terperosok ke Telaga Sarangan 

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:06 WIB

Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:03 WIB

Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:19 WIB

Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Rabu, 22 April 2026 - 14:04 WIB

DPRD Kota Madiun Pertegas Arah Pembangunan 2026: Dorong Akselerasi Ekonomi dan Penguatan Birokrasi

Sabtu, 18 April 2026 - 19:24 WIB

Diduga Terjerat Skema Pinjaman Tak Transparan, Sejumlah Warga Magetan Terancam Kehilangan Aset

Kamis, 16 April 2026 - 12:14 WIB

Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG

Selasa, 7 April 2026 - 19:14 WIB

Awal Tahun, Realisasi PAD Kota Madiun Sentuh 23,99 Persen

Selasa, 7 April 2026 - 17:49 WIB

Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan, Sutarno, digelandang petugas usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana hibah pokir

Magetan

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:31 WIB