Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi

- Editorial Team

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi. Dok. NEUMEDIA.ID

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi. Dok. NEUMEDIA.ID

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menegaskan sikap tegas menolak wacana pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak langsung. Penolakan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen partai dalam menjaga hak konstitusional rakyat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, mengatakan PDI Perjuangan secara konsisten berpegang pada konstitusi, undang-undang, dan seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, wacana pilkada tidak langsung berpotensi menggerus hak politik masyarakat.

“PDI Perjuangan solid menolak rencana pilkada tidak langsung. Sikap ini kami ambil untuk memastikan hak-hak masyarakat tetap terpenuhi dan terjaga,” ujar Sutardi, Minggu (25/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, demokrasi harus memberi ruang bagi rakyat untuk menentukan pemimpinnya secara langsung. Jangan sampai, kata dia, hak politik masyarakat dirampas oleh kepentingan tertentu yang tidak berpihak kepada rakyat.

“Jangan sampai hak rakyat dirampas oleh kepentingan-kepentingan yang tidak mengakar pada kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.

Sutardi juga memastikan bahwa sikap DPC PDI Perjuangan Kota Madiun sejalan dan tegak lurus dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Seluruh struktur partai di daerah, lanjutnya, diminta untuk solid mengawal prinsip demokrasi dan kedaulatan rakyat.

“Sikap kami di daerah jelas, tegak lurus dengan DPP. PDI Perjuangan tegas menolak pilkada tidak langsung,” katanya.

Penegasan sikap tersebut menjadi bagian dari komitmen PDI Perjuangan Kota Madiun dalam menjaga demokrasi substantif, sekaligus memastikan proses politik tetap berpihak pada rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Polres Madiun Kota Bongkar 3,1 Juta Rokok Ilegal dan Gagalkan Dugaan Aksi Balap Liar di Jiwan
Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:52 WIB

Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun

Senin, 11 Mei 2026 - 15:12 WIB

Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:41 WIB

Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:25 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dari 30 Perkara Inkracht

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:06 WIB

Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:03 WIB

Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:57 WIB

SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:19 WIB

Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Berita Terbaru