Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

- Editorial Team

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wabup dr. Purnomo Hadi, Sekda Sigit Budiarto dan jajaran forkopimda berfoto bersama anak-anak usai peringatan Hardiknas di pendopo Ronggo Djoemeno, Senin (4/5/2026)

Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wabup dr. Purnomo Hadi, Sekda Sigit Budiarto dan jajaran forkopimda berfoto bersama anak-anak usai peringatan Hardiknas di pendopo Ronggo Djoemeno, Senin (4/5/2026)

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan. Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimanfaatkan sebagai titik refleksi sekaligus penguatan program strategis, termasuk target penuntasan wajib belajar 13 tahun.

Hal itu disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai memimpin upacara peringatan Hardiknas di Pendopo Ronggo Djoemeno, Senin (4/5/2026).

Peringatan Hardiknas tahun ini juga berlangsung semarak dengan berbagai atraksi dari peserta didik, mulai jenjang TK, SD hingga SMP. Mereka menampilkan beragam kreativitas seperti drumband, teatrikal, hingga peragaan pencak silat yang memukau para tamu undangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atraksi drumband dan pencak silat meriahkan peringatan Hardiknas Kabupaten Madiun, Senin (4/5/2026)

Menurut Bupati, pendidikan menjadi sektor fundamental yang berperan langsung dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Karena itu, kemajuan pendidikan harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Pendidikan harus terus maju dan berkembang. Ini bukan hanya tugas pemerintah atau tenaga pendidik, tetapi menjadi kebutuhan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan keterangan kepada awak media usai upacara peringatan Hardiknas di Pendopo Ronggo Djoemeno

Untuk merealisasikan target wajib belajar 13 tahun, Pemkab Madiun menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci keberhasilan.

“Tanpa keterlibatan semua pihak, target ini sulit tercapai. Karena itu, kolaborasi menjadi hal yang mutlak,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun terus mengoptimalkan berbagai program, mulai dari penyediaan layanan pendidikan gratis hingga penguatan jalur pendidikan nonformal. Program ini difokuskan bagi masyarakat yang belum menuntaskan pendidikan dasar.

Melalui skema pendidikan luar sekolah, masyarakat tetap dapat meningkatkan jenjang pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Kami membuka akses seluas-luasnya, terutama bagi warga yang baru menempuh pendidikan hingga 9 tahun, agar dapat melanjutkan melalui jalur nonformal,” jelas Bupati.

Dari sisi capaian, kinerja pendidikan Kabupaten Madiun menunjukkan tren positif di tingkat Provinsi Jawa Timur dengan menempati peringkat keenam. Meski belum menembus tiga besar, pemerintah daerah optimistis mampu meningkatkan posisi tersebut.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya peran guru sebagai teladan, sebagaimana filosofi Ki Hajar Dewantara. “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Artinya, guru harus mampu menjadi teladan di depan, membangun semangat di tengah, dan memberikan dorongan dari belakang,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penguatan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan peserta didik.

Menurutnya, pendidikan bermutu tidak hanya ditentukan oleh aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter melalui lingkungan belajar yang bersih, aman, dan nyaman.

“Kami mendorong pengembangan bakat dan minat siswa, sekaligus membangun budaya sekolah yang positif. Ini penting agar pendidikan benar-benar menjadi harapan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, optimalisasi anggaran pendidikan difokuskan pada peningkatan layanan, terutama penyediaan sarana dan prasarana serta dukungan terhadap proses pembelajaran.

“Anggaran yang ada kami arahkan untuk memperkuat layanan pendidikan, termasuk memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan potensi dan kreativitasnya,” tandasnya.

Sejalan dengan tema Hardiknas tahun ini, pihaknya menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas. (ant/red/adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara
200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa
Dugaan Penyalahgunaan Beras SPHP Terungkap, BULOG Perketat Pengawasan Distribusi 
Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui
Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027
Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan
Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Dua Tahun Kinerja, DPRD Kota Madiun Gowes Bareng Pemkot, Perkuat Sinergi untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WIB

Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki

Jumat, 25 September 2026 - 18:38 WIB

Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah

Jumat, 25 September 2026 - 14:04 WIB

Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik

Selasa, 22 September 2026 - 21:36 WIB

BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Perempuan Muda Bisa Ikut Seleksi Langsung

Berita Terbaru