Kejagung Klaim Selamatkan Rp 39 Triliun Dari Tipikor

- Editorial Team

Jumat, 18 Agustus 2023 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana.Foto:instagram.com/ketut_sumedana

NEUMEDIA.ID – Kepala
Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Ketut Sumedana
mengatakan bahwa pihaknya telah menyelamatkan keuangan negara sekitar Rp 39
triliun dari tindak pidana korupsi (Tipikor).


Jumlah itu dari total kerugian negara
dan perekonomian negara Rp 152 triliun dari penanganan tipikor selama dua tahun
terakhir. Menurut Ketut, kasus tipikor itu mayoritas dari sektor pelabuhan,
seperti ekspor-impor, perdagangan, dan sektor pertambangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Ia menjelaskan, penyelamatan uang
negara dari sejumlah kasus Tipikor merupakan proses penindakan hukum. Langkah
itu akan terus terus dijalankan secara konsisten untuk menimbulkan efek jera
bagi para pelaku Tipikor. Terutama dengan jumlah kerugian negara yang besar atau big fish.


Untuk keberhasilan penindakan maupun
pencegahan korupsi, dinyatakan perlu kolaborasi dengan lembaga lain. Terutama
yang konsisten dalam pemberantasan rasuah.

“Hal itu dapat dilakukan dengan
 mengesahkan UU Perampasan Aset, mengesahkan UU Pembatasan Penggunaan Uang
Tunai dan melakukan transformasi digital di seluruh sektor pelayanan publik,”
ujar Kapuspenkum dikutip Neumedia.id
dari keterangan resminya, Jumat, 18 Agustus 2023.


Untuk pelaksanaan undang-undang
tersebut, Ketut menyatakan bahwa Kejagung telah siap. Ini termasuk dalam
pengawasan ketat terhadap lalu lintas uang asing di Indonesia, yang
bertransaksi menggunakan mata uang asing tertentu.


Lebih lanjut, Kejaksaan Agung saat ini
juga telah berupaya menerapkan unsur perekonomian negara dalam menuntut
seseorang ke pengadilan termasuk menyeret korporasi dalam beberapa perkara. (*/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PBJ Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Potensi Temuan Audit hingga Pidana Mengemuka
Jelang Operasi Ketupat, Satlantas Polres Madiun Gelar RAM Check di Terminal Bus Caruban
Bobol Toko, Komplotan Pencuri Beraksi di Madiun dan Magetan, Empat Pelaku Diamankan, Satu DPO 
Motor Raib di Penitipan, Pelaku Ternyata Remaja 15 Tahun
Berawal dari Aduan “Lapor Pak Purbaya”, Bea Cukai Madiun Kembali Bongkar Kasus Rokok Ilegal Bernilai Puluhan Juta 
Polres Madiun Ungkap Kasus Curat Alfamart dan Pencurian Burung 
Berawal Utang Piutang hingga Tanah Beralih Nama, Sengketa Keluarga di Magetan Bergulir ke Pengadilan
Bea Cukai Madiun Gerebek Penjual Rokok Ilegal di Wilayah Jiwan, 12 Ribu Batang Tanpa Cukai Disita 

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:02 WIB

DPRD Kota Madiun Dorong Tiga Raperda Inisiatif: Lindungi Tenaga Pendidik, Atur Banpol, Perkuat Trantibum

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:35 WIB

MBG di SDN Kota Madiun Ini Dipertanyakan, Anggaran Rp10 Ribu per Porsi Dinilai Tak Sejalan dengan Menu

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:41 WIB

Warga Nambangan Lor Pertanyakan Perizinan Gedung 8 Lantai RSI, DPRD Siap Panggil Manajemen

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:11 WIB

Barongsai Meriahkan Imlek di Stasiun Madiun, Penumpang Mengaku Kaget dan Terhibur

Senin, 16 Februari 2026 - 14:16 WIB

Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan Jadi Berkah, Pedagang Bunga di Pasar Sleko Kebanjiran Order

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:32 WIB

Plt Wali Kota Madiun Enggan Berkomentar Soal Kelanjutan Alih Fungsi TPA Winongo

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:11 WIB

Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi

Senin, 19 Januari 2026 - 17:40 WIB

Pasca OTT KPK, Wali Kota Madiun Maidi Diperiksa Sembilan Jam di Polres Madiun

Berita Terbaru