MBG di SDN Kota Madiun Ini Dipertanyakan, Anggaran Rp10 Ribu per Porsi Dinilai Tak Sejalan dengan Menu

- Editorial Team

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG yang dinilai belum mencerminkan prinsip gizi seimbang, meski anggaran per porsi disebut mencapai Rp8.000 hingga Rp10.000.

Menu MBG yang dinilai belum mencerminkan prinsip gizi seimbang, meski anggaran per porsi disebut mencapai Rp8.000 hingga Rp10.000.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Klegen 01 Kota Madiun memicu tanda tanya dari sejumlah orang tua siswa. Menu yang dibagikan selama dua hari terakhir di bulan Ramadhan dinilai belum mencerminkan prinsip gizi seimbang, meski anggaran per porsi disebut mencapai Rp8.000 hingga Rp10.000.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, paket hari pertama berisi susu kemasan, pisang raja, dan roti. Pada hari kedua, siswa menerima roti, buah anggur, serta serundeng dalam kemasan plastik kecil. Seluruh paket dibagikan untuk dibawa pulang menyesuaikan dengan pelaksanaan ibadah puasa.

Seorang orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya menilai komposisi tersebut belum memenuhi unsur dasar gizi anak usia sekolah, terutama karena tidak terdapat sumber karbohidrat utama maupun protein sebagai komponen penting pertumbuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau ini disebut pemenuhan gizi, mestinya ada sumber karbohidrat utama dan protein yang jelas. Ini hanya roti, buah, dan sedikit serundeng. Secara kandungan tentu terbatas,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Selain aspek komposisi, ia juga mempertanyakan kesesuaian menu dengan besaran anggaran yang telah ditetapkan. Menurutnya, nominal Rp8.000–Rp10.000 per porsi seharusnya memungkinkan penyediaan makanan yang lebih lengkap dan proporsional.

“Dengan angka itu, wajar kalau orang tua bertanya apakah penggunaannya benar-benar maksimal untuk kebutuhan anak,” katanya.

Program MBG dirancang untuk menunjang kebutuhan energi, protein, vitamin, dan mineral siswa. Karena itu, kualitas menu menjadi elemen krusial dalam memastikan tujuan peningkatan status gizi tercapai, bukan sekadar terlaksananya distribusi makanan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kejuron, Taman #002, Kota Madiun belum memberikan penjelasan resmi terkait standar komposisi menu selama Ramadhan maupun rincian penggunaan anggaran per porsi. Saat dikonfirmasi di lokasi, pemilik dan penanggung jawab tidak berada di tempat.

Salah satu staf yang ditemui hanya menyampaikan bahwa operasional SPPG tersebut baru berjalan dua hari.

“Kita baru jalan dua hari ini,” ujarnya singkat.

Koordinator SPPG Kota Madiun, Alifa Rahma, juga belum memberikan keterangan terkait mekanisme pengawasan, evaluasi kualitas menu, maupun standar gizi yang dijadikan acuan.

Orang tua berharap ada evaluasi menyeluruh agar program yang menyasar pemenuhan gizi siswa benar-benar berdampak nyata, bukan berhenti pada angka anggaran dan laporan administratif semata. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Terjerat Skema Pinjaman Tak Transparan, Sejumlah Warga Magetan Terancam Kehilangan Aset
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Awal Tahun, Realisasi PAD Kota Madiun Sentuh 23,99 Persen
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
DPRD Kota Madiun Setujui 12 Raperda, Soroti Lingkungan, Ketenagakerjaan hingga Pariwisata
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 
DPRD Kota Madiun Bentuk Pansus Cermati LKPJ Wali Kota
Perjalanan Lebih Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Madiun 

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

Rabu, 8 April 2026 - 17:06 WIB

Bupati Dorong Harmonisasi Layanan Kesehatan RSUD Dolopo untuk Wujudkan Madiun BERSAHAJA

Berita Terbaru