BTPN Syariah Gandeng Unipma Madiun, Mahasiswa Dampingi UMKM Tingkatkan Omzet dan Akses Pasar 

- Editorial Team

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Komitmen mendukung pemberdayaan UMKM di Madiun terus diperkuat melalui kolaborasi antara BTPN Syariah dan Universitas PGRI Madiun (Unipma). Sinergi tersebut diwujudkan lewat program Project Based Learning (PjBL) yang melibatkan mahasiswa untuk mendampingi pelaku usaha mikro dalam mengembangkan bisnis sekaligus memperluas akses pasar.

Hasil pendampingan selama satu semester itu dipamerkan dalam EXPO Produk Nasabah Project Based Learning yang digelar di Graha Cendekia Unipma, Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari program Aksi Semarak Daya (Apresiasi, Kolaborasi, Solusi, Inovasi) tersebut menampilkan berbagai produk unggulan hasil usaha nasabah binaan BTPN Syariah.

Produk yang dipamerkan berasal dari pelaku UMKM Madiun, mulai dari aneka makanan dan minuman olahan hingga minyak cengkeh. Seluruh produk telah mendapatkan pendampingan mahasiswa, baik dalam aspek pemasaran, desain kemasan, branding, hingga pengembangan strategi usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor Unipma, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., mengatakan program tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran di perguruan tinggi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kuliah, tetapi juga terlibat langsung membantu pelaku UMKM menyelesaikan berbagai tantangan usaha, mulai dari pengemasan produk, pemasaran, hingga pengembangan bisnis,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan BTPN Syariah sejalan dengan program Kampus Berdampak yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Perguruan tinggi didorong tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi persoalan ekonomi masyarakat.

Supri berharap kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan melalui riset, inovasi, maupun program pendampingan berkelanjutan sehingga semakin banyak UMKM di Kabupaten Madiun yang mampu naik kelas dan memiliki daya saing lebih kuat.

Kepala Pembiayaan BTPN Syariah Area Madiun, Alfatelsa Purwandani, menjelaskan mahasiswa telah mendampingi para nasabah selama satu semester untuk meningkatkan kualitas usaha. Fokus pendampingan meliputi perluasan akses pasar, peningkatan jumlah pelanggan, hingga mendorong pertumbuhan omzet.

“Kolaborasi ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif bagi mahasiswa sekaligus membantu nasabah kami mengembangkan usaha melalui strategi yang lebih inovatif. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.

Ia menambahkan, produk yang dipamerkan berasal dari nasabah BTPN Syariah di sejumlah kecamatan, seperti Taman, Jiwan, Wungu, dan Gemarang. Mayoritas bergerak di sektor kuliner serta produk olahan berbasis potensi lokal.

Sementara itu, Daya Activation & Partnership Head BTPN Syariah, Vini Daru Perdana, mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi telah dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Menurutnya, Unipma menjadi salah satu kampus yang berhasil membangun sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha. Pendampingan mahasiswa tidak hanya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal.

“Harapan kami, kolaborasi ini terus berlanjut setiap semester dan dapat menginspirasi lebih banyak perguruan tinggi untuk ikut berperan dalam pengembangan UMKM melalui inovasi, pendampingan, dan pembukaan akses pasar,” pungkasnya. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Pekerja Informal Jadi Fokus Utama, BPJS Ketenagakerjaan Genjot Perlindungan Jamsostek di Madiun Raya
Paripurna Hari Jadi ke 108 Kota Madiun, DPRD Dorong Program yang Berdampak Langsung bagi Rakyat 
Syukuri 12 Tahun Perjalanan, Aston Madiun Berbagi Sembako dan Santuni Panti Asuhan Lewat CSR “Gempita Rahayu”
Aston Madiun Hotel Pererat Sinergi dengan Media Lewat Pool Date Hawaiian Breeze 2026
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Kapolres Madiun Kota Imbau Perempuan Waspada Kenalan di Aplikasi
Maknai Idul Adha 2026, BRI BO Madiun Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 24 Sapi dan 26 Kambing Kurban
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:24 WIB

Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Ziarahi Makam Para Bupati Terdahulu, Bupati Hari Wuryanto: Jangan Pernah Lupakan Jasa Leluhur

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:16 WIB

Wow! Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Dibuat di Kabupaten Madiun 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:09 WIB

Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Hadir Lindungi Hak Anak, Kejari Kabupaten Madiun Daftarkan Penetapan Perwalian Dua Anak 

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Berita Terbaru