Pembiasaan Sholawat Pagi di SDN Krokeh, Ciptakan Siswa Tenang Belajar dan Santun Bersikap

- Editorial Team

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Suasana pagi di SDN Krokeh, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, terasa berbeda. Lantunan sholawat yang diputar melalui pengeras suara terdengar sejak siswa mulai berdatangan ke sekolah. Setelah bel masuk berbunyi, seluruh siswa berkumpul di halaman untuk mengikuti kegiatan pembiasaan sholawat bersama.

Dengan didampingi guru dan tenaga kependidikan, para siswa berbaris rapi sembari melantunkan sholawat. Kegiatan rutin yang digelar setiap pagi ini menjadi salah satu upaya sekolah menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kesiapan mental siswa sebelum memulai proses belajar di kelas.

Kepala SDN Krokeh, Sri Kustini, S.Pd, menjelaskan bahwa pembiasaan sholawat pagi merupakan bagian dari strategi sekolah dalam membentuk karakter peserta didik secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bersholawat adalah bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus sarana melatih ketenangan hati dan kedisiplinan anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di dalam kelas. Nilai-nilai tersebut harus dibangun melalui kebiasaan nyata yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Dengan memulai hari melalui sholawat, diharapkan para siswa memiliki suasana batin yang lebih tenang sehingga lebih siap mengikuti kegiatan pembelajaran. Kebiasaan tersebut juga diharapkan membentuk sikap positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan sholawat dipimpin secara bergiliran oleh guru maupun siswa. Metode ini sekaligus menjadi sarana bagi peserta didik untuk belajar tampil percaya diri, bertanggung jawab, dan berani memimpin di depan teman-temannya.

Setelah pembacaan sholawat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan pembacaan Asmaul Husna. Selanjutnya, para siswa memasuki kelas masing-masing dengan tertib untuk memulai pelajaran.

Guru Pendidikan Agama Islam SDN Krokeh, Putri Findah Aidamas, S.Pd.I, menambahkan bahwa pembiasaan sholawat terbukti membawa dampak positif terhadap sikap dan perilaku siswa.

“Anak-anak menjadi lebih tenang, lebih sopan dalam berbicara, serta lebih menghargai guru dan teman. Bahkan siswa yang sebelumnya kurang percaya diri kini mulai berani memimpin sholawat di depan teman-temannya,” ungkapnya.

Dampak positif tersebut juga dirasakan langsung oleh para siswa. Salah satu siswa kelas V, Riva Jezilya, mengaku senang mengikuti kegiatan sholawat bersama setiap pagi.

“Saya jadi hafal banyak sholawat. Kalau bersholawat bersama teman-teman dan guru rasanya lebih tenang dan semangat belajar. Sekolah jadi terasa lebih menyenangkan,” tuturnya.

Melalui kegiatan pembiasaan sholawat pagi ini, SDN Krokeh berupaya menanamkan berbagai nilai karakter penting kepada siswa, seperti religius, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, gotong royong, toleransi, serta sikap saling menghormati. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun
Dugaan Tahan Ijazah Disorot, DPRD Madiun Panggil Perusahaan 
Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi
Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun
Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam
Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja
Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan
Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Rabu, 29 April 2026 - 09:24 WIB

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Berita Terbaru