Potensi Produksi Beras Nasional Capai 3,54 Juta Ton pada Triwulan I 2024

- Editorial Team

Senin, 4 Maret 2024 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pedagang sedang menunggu pelanggan yang datang ke tokok sembako di kawasan Pasar Sayur Caruban, Kabupaten Madiun. Foto: Neumedia.id/Nofika D.Nugroho

Seorang pedagang sedang menunggu pelanggan yang datang ke tokok sembako di kawasan Pasar Sayur Caruban, Kabupaten Madiun. Foto: Neumedia.id/Nofika D.Nugroho

JAKARTA, NEUMEDIA.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa potensi produksi beras nasional pada Januari-Maret 2024 mencapai 3,54 juta ton.

Jumlah tersebut mayoritas disuplai dari 10 provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Aceh, Lampung, Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Banten.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M.Habibullah mengatakan bahwa proyeksi itu berdasarkan hasil pengamatan kerangkat sampel area (KSA). Adapun daerah penghasil atau produsen utama beras berada di wilayah Jawa Timur dengan potensi produksi mencapai 840,94 ribu ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :Harga Gabah Petani Turun, Tapi Beras Masih Melambung

Kemudian disusul oleh Jawa Tengah dengan potensi beras sebanyak 19,03 ribu ton dan Jawa Barat sebesar 358,61 ribu ton. “Jumlah tersebut mencakup 57 persen dari total potensi produksi beras pada Maret 2024,” katanya.

Menurut Habibullah, potensi produksi terbesar berada di Lamongan, Jawa Timur dan Grobogan, Jawa Tengah. Tidak hanya itu, Banyuasin di Sumatera Selatan juga tercatat memiliki potensi produksi beras tertinggi. Hal itu jika dilihat secara detail per daerah produsen beras.

“Kalau kita lihat secara detail kabupaten kota dengan potensi produksi beras relatif besar pada Maret 2024 antara lain ada di Banyuasin, Lamongan dan Grobogan,” katanya.

Baca Juga : Penjualan Beras SPHP di Ngawi Nyaris Ricuh

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan bahwa pihaknya i terus memperkuat peningkatan luas lahan melalui optimasi rawa di sejumlah daerah.

Upaya ini dengan melibatkan sejumlah pihak terkait untuk menggenjot produksi di semua daerah. Untuk kegiatan panen raya padi Maret-April ini, Kementan memperkuat pengawasan dan pengawalan bersama stakeholder agar produksi padi optimal.

“Sesuai arahan Pak Menteri (Pertanian Andi Amran Sulaiman), Kementan fokus meningkatkan produksi padi melalui tiga strategi” ujarnya.

Tiga strategi itu meliputi meningkatkan perluasan areal tanam, peningkatan indek pertanaman serta produktivitas. Peningkatan produksi padi melalui optimasi lahan rawa yang ada di sejumlah provinsi pun menjadi program prioritas,” lanjut Suwandi. (*/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D.Nugroho

Sumber Berita : KTNA

Berita Terkait

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang
BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Dua Tahun Kinerja, DPRD Kota Madiun Gowes Bareng Pemkot, Perkuat Sinergi untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WIB

Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki

Jumat, 25 September 2026 - 18:38 WIB

Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah

Jumat, 25 September 2026 - 14:04 WIB

Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik

Selasa, 22 September 2026 - 21:36 WIB

BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Perempuan Muda Bisa Ikut Seleksi Langsung

Berita Terbaru