115 Kali Sosialisasi Digelar, KAI Daop 7 Madiun Klaim Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan

- Editorial Team

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Sepanjang 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat telah melaksanakan 115 kegiatan sosialisasi keselamatan perlintasan sebidang di sejumlah daerah yang dilintasi jalur kereta api. Program ini diklaim sebagai upaya menekan potensi kecelakaan yang masih kerap terjadi di perlintasan sebidang.

Berdasarkan data KAI Daop 7, sosialisasi dilakukan di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun, Ngawi, Kediri, Jombang, Blitar, Tulungagung, Magetan, hingga Nganjuk. Kabupaten Kediri menjadi daerah dengan jumlah kegiatan terbanyak, disusul Kota Kediri dan Kabupaten Ngawi.

Pelaksanaan sosialisasi berlangsung hampir sepanjang tahun, dengan intensitas tertinggi pada periode September hingga November 2025. Kegiatan tersebut menyasar pengguna jalan, masyarakat sekitar rel, serta komunitas yang dinilai memiliki aktivitas tinggi di sekitar perlintasan sebidang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyebut rendahnya kesadaran dan disiplin pengguna jalan masih menjadi salah satu faktor utama risiko kecelakaan di perlintasan.

“Kereta api memiliki prioritas utama di perlintasan sebidang. Karena itu, pengguna jalan wajib mematuhi rambu dan sinyal yang ada,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, KAI menggandeng sejumlah pihak, antara lain Dinas Perhubungan, Kepolisian, komunitas pecinta kereta api, serta mahasiswa Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Keterlibatan lintas sektor ini disebut untuk memperluas jangkauan sosialisasi di lapangan.

Saat ini, wilayah kerja Daop 7 Madiun memiliki 216 perlintasan sebidang, terdiri atas 212 perlintasan resmi dan 4 perlintasan tidak resmi. Dari jumlah tersebut, 31 perlintasan masih belum dijaga, sementara sisanya dijaga oleh Dishub, KAI, maupun secara swadaya oleh masyarakat.

Kondisi perlintasan yang belum dijaga dinilai masih menyimpan potensi risiko, terutama di jalur dengan lalu lintas kendaraan padat. KAI pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat melintasi rel kereta api.

“Berhenti sejenak, melihat kiri dan kanan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas adalah langkah paling sederhana untuk mencegah kecelakaan,” kata Tohari.

Meski sosialisasi telah dilakukan ratusan kali, efektivitasnya tetap bergantung pada perubahan perilaku pengguna jalan dan peningkatan pengamanan di perlintasan sebidang, terutama pada titik-titik yang hingga kini belum memiliki penjagaan. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru