Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Jalur dan Prasarana

- Editorial Team

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkatkan mitigasi serta kesiapsiagaan prasarana menyusul peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah ini dilakukan guna menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api di tengah potensi hujan lebat dan kondisi cuaca tidak menentu.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama perusahaan. Untuk itu, KAI Daop 7 melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh sarana dan prasarana perkeretaapian di wilayah kerjanya.

“Keselamatan perjalanan KA adalah prioritas utama kami. Kami melakukan mitigasi terukur serta menyiagakan personel di lapangan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem,” ujar Tohari, Kamis (22/1/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah deteksi dini, KAI Daop 7 melakukan pemeriksaan rutin dan mendalam terhadap jalur rel serta sistem persinyalan agar tetap berfungsi optimal saat hujan. Selain itu, pemetaan ulang titik-titik rawan banjir dan tanah longsor di sepanjang lintas Daop 7 juga terus dilakukan.

KAI Daop 7 turut menjalin sinergi dengan BMKG melalui pemantauan prakiraan cuaca secara real-time. Informasi tersebut dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan operasional, terutama saat kondisi cuaca memburuk.

Di lapangan, sejumlah aksi tanggap darurat telah disiapkan. Di antaranya normalisasi saluran air di sekitar jalur rel untuk mencegah genangan, pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang dan mengganggu perjalanan kereta api, serta penempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di titik-titik strategis.

“AMUS ini berisi material seperti pasir, batu balast, dan bantalan rel yang siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi gangguan akibat cuaca,” jelas Tohari.

Selain aspek operasional, KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau para pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan. Penumpang disarankan datang lebih awal ke stasiun guna mengantisipasi hambatan lalu lintas akibat hujan, serta memanfaatkan layanan Face Recognition untuk proses boarding yang lebih cepat.

Sejumlah stasiun besar juga telah dilengkapi fasilitas pengering payung demi menjaga kebersihan dan kenyamanan area stasiun. Pelanggan diminta selalu mematuhi arahan petugas apabila terjadi kondisi tidak normal, baik di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas bagi pelanggan meski di tengah tantangan cuaca ekstrem. Personel kami siaga 24 jam di lapangan untuk meminimalisir dampak yang mungkin terjadi,” pungkas Tohari. (*/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang
BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru