Libur Nataru, Lebih dari 280 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun 

- Editorial Team

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana stasiun Madiun, Kamis (1/1/2026). Foto: Humas KAI Daop 7 Madiun

Suasana stasiun Madiun, Kamis (1/1/2026). Foto: Humas KAI Daop 7 Madiun

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terpantau tinggi di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Selama masa angkutan Nataru, tercatat lebih dari 280 ribu pergerakan penumpang di sejumlah stasiun wilayah Madiun dan sekitarnya.

Data hingga Rabu (31/12/2025) menunjukkan, KAI Daop 7 Madiun melayani 18.896 penumpang dalam satu hari, dengan rincian 9.086 penumpang berangkat dan 9.810 penumpang datang. Angka tersebut menandakan arus perjalanan masih padat di penghujung tahun.

Secara kumulatif selama 14 hari masa Angkutan Nataru, sebanyak 133.664 penumpang berangkat dan 146.497 penumpang datang melalui stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 Madiun. Kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak menengah dan jauh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa tingginya volume penumpang diperkirakan masih terjadi hingga akhir masa angkutan Nataru pada 4 Januari 2026. Meski demikian, masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan tiket.

“Kami memastikan ketersediaan tempat duduk kereta api yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun masih mencukupi hingga 4 Januari 2026. Masyarakat yang masih berencana bepergian dapat memanfaatkan sisa masa libur dengan aman dan nyaman,” ujar Tohari, Kamis (1/1/2026).

Ia menambahkan, sejumlah rute favorit seperti Surabaya, Yogyakarta, Malang, Jakarta, dan Bandung masih menjadi tujuan utama penumpang selama periode libur akhir tahun. Beberapa perjalanan bahkan mencatat tingkat okupansi sangat tinggi, terutama pada kereta api relasi Blitar–Jakarta dan Blitar–Bandung.

“Lonjakan penumpang ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, khususnya saat momen libur panjang,” tambahnya.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean serta memastikan proses boarding berjalan lancar di tengah tingginya volume perjalanan. (*/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru