Pernyataan Luhut Soal OTT oleh KPK Kembali Menuai Kontroversi

- Editorial Team

Kamis, 20 Juli 2023 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Menteri
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar
Pandjaitan. Foto:instagram.com/luhut.pandjaitan 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID – Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan
Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan tentang operasi tangkap tangkap
(OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap tersangka korupsi
kembali menuai kritik dari kalangan aktivis.

Pernyataan yang akhirnya menjadi
kontroversi itu disampaikan Luhut di sela acara Strategi Nasional Pencegahan
Korupsi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa kemarin, 18 Juli 2023.

“Ini semua kerjaan dalam tadi
pencegahan dan itu menghemat ratusan triliun dan meningkatkan pajak,” ujar dia
dikutip Neumedia, Kamis, 20 Juli
2023.

Ia juga menyatakan bahwa OTT oleh
KPK merupakan ‘drama’ yang tidak perlu dibesar-besarkan. Sebab, justru
menurunkan citra bangsa di mata dunia. “Kalau jumlah yang ditangkap sedikit berarti
tidak sukses. Saya sangat tidak setuju, kampungan menurut saya, pemikiran itu ndeso,” ujarnya.

“Pemikirisan modern, makin kecil
yang ditangkap makin banyak penghematan,” Luhut melanjutkan.

Peniliti Indonesia Corruption
Watch (ICW) Kurnia Ramadha menyayangkan pernyataan Luhut tersebut. Maka, ia menyarankan
agar Luhut tidak asal bicara ihwal penindakan yang dilakukan oleh KPK.

“ICW menyarankan Saudara Luhut
Binsar Pandjaitan agar lebih giat belajar dan membaca literatur mengenai
pemberantasan korupsi,” ujar dia.

Menurut ICW, pernyataan Luhut
tidak memiliki dasar dasar dan logika berpikir yang jelas. Sebab, OTT
dinyatakannya dapat meningkatkan citra di mata dunia lantaran KPK bisa
membersihkan Indonesia dari pejabat korup.

“Upaya pencegahan dan penindakan
(tindak pidana korupsi) harus beriringan. Kami juga mempertanyakan dengan yang
dimaksud drama (oleh Luhut Binsar Pandjaitan),” kata Kurnia.

Sebelumnya, Luhut beberapa kali
juga mengungkapkan pernyataan yang kontroversial tentang OTT oleh KPK. Ini
seperti saat peluncuran aksi pencegahan kroupsi strategi nasional 2021 – 2022 di
Jakarta, 13 April 2021.

Kemudian, dalam Rapat Koordinasi
Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di Jakarta pada 17 Januari
2023. Di lain kesempatan, pernyataan senada juga disampaikan dalam suatu acara
di Jakarta pada 20 Desember 2022. (**/ofi)

 

Diolah dari berbagai sumber

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 24 September 2026 - 14:56 WIB

Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WIB

Dua Tim Madiun Tancap Gas di SVL 2026, SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun Lolos Babak Utama

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru