50 Masyarakat Sipil Kirim Surat ke Pimpinan Parpol dan DPR, Minta Seriusi Hak Angket

- Editorial Team

Minggu, 10 Maret 2024 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretariat Jenderal DPR RI

Foto: Sekretariat Jenderal DPR RI

JAKARTA, NEUMEDIA.ID – Sebanyak 50 tokoh sipil dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi mengirim surat permintaan hak angket ke DPR dan sejumlah pimpinan partai politik (parpol).

Mereka mendesak DPR dan parpol untuk serius mengajukan hak angket terkait dugaan kekacauan pelaksaan pemilu 2024.

Puluhan masyarakat sipil itu diantaranya, Abraham Samad, Usman Hamid, Faisal Basri, Dandhy Laksono, Haris Azhar, Adnan Topan Husodo, Bivitri Susanti, Busyro Muqoddas, Okky Madasari, Novel Baswedan, Zainal Arifin Mochtar, Saut Situmorang, Melanie Soebono dan Feri Amsari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ada pula nama Herlambang P. Wiratraman (akademisi UGM) dan Pandji Pragiwaksono (komika). ”Semua punya concern terhadap kondisi hukum dan demokrasi Indonesia saat ini,” kata Haris Azhar kepada Neumedi.id, Minggu (10/3/2024).

Baca juga: Ini Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Tak Berlaku Bagi TNI-Polri

Surat permintaan itu telah dikirim ke pimpinan parpol penyeru hak angket. Yakni PDI Perjuangan (PDIP), PKB, PKS dan Nasdem. Surat itu juga sudah dikirim ke kesekretarian DPR.

Permintaan hak angket itu didasari berbagai peristiwa yang dipantau masyarakat sipil. Salah satunya praktik kecurangan pemilu sejak awal pemilu diselenggarakan.

Selain itu, surat itu juga dilandasi peristiwa kecurangan pemilu yang terjadi saat hari pencoblosan dan setelah pencoblosan. ”Kecurangan itu menimbulkan keresahan yang luas di masyarakat,” ungkapnya.

Menurut masyarakat sipil, peristiwa-peristiwa kecurangan pemilu tidak bisa dibiarkan. Jika dibiarkan, hukum dan demokrasi bisa semakin terjungkal. ”Dan terperosok hingga tidak ada lagi dari, untuk dan oleh rakyat,” imbuh Haris. (aqs)

Berikut 50 masyarakat sipil yang mengirim surat ke DPR dan pimpinan parpol:

  1. Novel Baswedan (IM57+ Institute)
  2. Herlambang P. Wiratraman (Akademisi UGM)
  3. Bivitri Susanti (Akademisi STHI Jentera)
  4. Feri Amsari (Akademisi Universitas Andalas)
  5. Zainal Arifin Mochtar (Akademisi UGM)
  6. Adnan Topan Husodo (ICW 2015-2022)
  7. Usman Hamid (Amnesty Internasional Indonesia)
  8. John Muhammad (Pendiri Public Virtue Institute)
  9. Yati Andryani (KontraS 2017-2020)
  10. Faisal Basri (Ekonom Senior)
  11. Fatia Maulidiyanti (Kontras 2020-2023)
  12. Dandhy Laksono (Pendiri Watchdoc)
  13. Farid Gaban (Jurnalis Senior)
  14. Eko Prasetyo (Social Movement Institute)
  15. Suciwati (Pendiri Museum Omah Munir)
  16. Saut Situmorang (Komisioner KPK 2015-2019)
  17. Abraham Samad (Komisioner KPK 2011-2015)
  18. Abdullah Hehamahua (Penasihat KPK 2005-2013)
  19. Sujanarko (Mantan Direktur Pembina Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PPJKAKI) di KPK
  20. Busyro Muqoddas (PP Muhammadiyah)
  21. Adnan Pandu Praja (Komisioner KPK 2011-2015)
  22. Herdiansyah Hamzah (Akademisi Universitas Mulawarman)
  23. Okky Madasari (Penulis buku)
  24. Alamsyah Saragih (Komisioner Ombudsman RI 2016-2020)
  25. Ubaidillah Badrun (Akademisi UNJ)
  26. Yuliana Langowuyo (SKPKC Fransiskan Papua)
  27. Sasmito Madrim (AJI Indonesia)
  28. Agus Sunaryanto (ICW)
  29. Muhammad Isnur (YLBHI)
  30. Pater Sandro (SKPKC Fransiskan Papua)
  31. Roy Murthado (Pendiri Pesantren Ekologi)
  32. Miya Irawati (Public Virtue Research Institute)
  33. Pandji Pragiwaksono (Seniman Komika)
  34. David Effendi (LHKP PP Muhammadiyah)
  35. Trisno Raharjo (MHH PP Muhammadiyah)
  36. Ridho Al Hamdi (Akademisi UMY)
  37. Rizky Argama (PSHK)
  38. Nisrina Nadhifah (Yayasan Hivos)
  39. Lini Zurlia (ILGA Asia)
  40. Ika Pratiwi (Perempuan Mahadirka)
  41. Dhia Uyun (Serikat Pekerja Kampus)
  42. Rina Mardiana (Akademisi IPB)
  43. Syukron Salam (Akademisi UNNES)
  44. Dimas Bagus Arya (KontraS)
  45. Melanie Soebono (Seniman)
  46. Isyana Kurniasari Konoras, (Akademisi FH Unkhair)
  47. Afridal Darmi (Advokat, Aceh).
  48. Yanuar Nugroho (NALAR Institute)
  49. Nurlaila Lamasitudju (SPKP HAM Sulteng)
  50. Haris Azhar (Pendiri Lokataru Foundation)
Facebook Comments Box

Editor : Aqsa Juang

Berita Terkait

Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom
Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi
Reses di Mojopurno, Ketua Fraksi PKS Kawal Usulan Pembangunan Pasar Desa 
Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Fery Sudarsono Kembali Nahkodai PDI Perjuangan Kabupaten Madiun
Sutardi Nahkodai DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Periode 2025–2030
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

Rabu, 8 April 2026 - 17:06 WIB

Bupati Dorong Harmonisasi Layanan Kesehatan RSUD Dolopo untuk Wujudkan Madiun BERSAHAJA

Rabu, 8 April 2026 - 15:03 WIB

DPRD Madiun Gaspol Empat Raperda Kunci, LP2B Jadi Penentu Arah Tata Ruang

Minggu, 5 April 2026 - 18:58 WIB

Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom

Kamis, 2 April 2026 - 19:15 WIB

Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 

Rabu, 1 April 2026 - 18:27 WIB

Ditarget Selesai Juli, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Madiun Baru 18 Persen, Wamen PU Tekan Percepatan Proyek 

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:42 WIB

Bupati Madiun Buka Candimulyo Cup II 2026, Ajang Lahirkan Atlet Voli Berprestasi

Berita Terbaru

Bapenda Kota Madiun menggenjot PAD sejak awal tahun dengan melakukan sinkronisasi, evaluasi, dan optimalisasi pajak serta retribusi daerah pada triwulan I 2026.

Kota Madiun

Awal Tahun, Realisasi PAD Kota Madiun Sentuh 23,99 Persen

Selasa, 7 Apr 2026 - 19:14 WIB