Seorang Perempuan Jadi Korban Mutilasi di Jombang

- Editorial Team

Selasa, 8 Agustus 2023 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mutilasi.Foto:freepik.com

 

NEUMEDIA.ID, JOMBANG – Aparat
Satreskrim Polres Jombang, Jawa Timur sedang mendalami kasus temuan jasad korban
mutilasi di aliran sungai Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno. Sejumlah saksi
telah dimintai keterangan. Mereka adalah pencari ikan, Kepala Desa Japanan,
warga, dan seorang petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kasus ini, tim penyidik telah
meningkatkan proses penyelidikan ke penyidikan. Sebab, telah ditemukan adanya
unsur pidana dan korban. Sampel DNA dari korban juga telah dikirim ke
Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur guna pemeriksaan lebih lanjut.


Untuk mengungkap kasus ini, pihak
polisi juga telah mengetahui ciri-ciri korban yang bagian tubuhnya dibungkus dua
karung tersebut. Korban dinyatakan berjenis kelamin perempuan yang berusia
antara 25-50 tahun. Tinggi badannya antara 145-158 sentimeter dengan rambut
hitam halus panjang 33 sentimeter.


Sedangkan, bagian jempol kaki kanan
pecah-pecah dan telapak kaki pecah-pecah. “Perawakan korban berpostur kecil, tidak
gemuk,” kata Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan dikutip dari keterangan
resminya, Selasa, 8 Agustus 2023.


Menurut dia, ciri-ciri dari perempuan
yang diperkirakan meninggal antara tanggal 31 Juli – 1 Agustus 2023 itu telah
disebarluaskan kepada masyarakat. Upaya ini untuk memudahkan warga melapor jika
merasa anggota keluarganya yang memiliki ciri-ciri tersebut hilang. Namun, hingga
kini belum ada yang melapor tentang kehilangan anggota keluarga.


Sementara itu, bagian tubuh korban
ditemukan berupa potongan-potongan dan dimasukkan dalam dua karung. Lantas,
diketahui tergeletak di sungai Desa Japanan. Bagian kepala korban belum
ditemukan.


Dokter forensik juga melakukan autopsi yang
menyebutkan bahwa korban juga sempat mengalami tindak kekerasan dengan
diketahui adanya luka bacok di bagian betis dan bahu dekat bagian dada. Dua
luka tersebut terjadi sebelum korban dibunuh dan dimutilasi oleh pelaku.


Organ dalam korban juga hilang. Dokter
forensik mengindikasikan pelaku mengeluarkan isi perut setelah korban
meninggal. (**/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bobol Toko Emas Rp1 Miliar, Komplotan Spesialis Lintas Kota Diringkus Kurang dari 24 Jam
Bobol Toko, Komplotan Pencuri Beraksi di Madiun dan Magetan, Empat Pelaku Diamankan, Satu DPO 
Motor Raib di Penitipan, Pelaku Ternyata Remaja 15 Tahun
Pesta Tahun Baru Berujung Maut di Kota Madiun, Pemuda 19 Tahun Tewas Diduga Ditusuk Rekannya
Kenalan Via Medsos, Diajak Menginap di Hotel, Motor dan HP Raib Saat Tidur
Polres Madiun Ungkap Kasus Curat Alfamart dan Pencurian Burung 
Pasutri di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibunya Sendiri
Polres Madiun Bongkar Peredaran Narkoba, 4 Tersangka Diringkus dan 1,1 Kilogram Sabu Disita 

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:24 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Dukung Penguatan Peran PPL untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Daerah

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:36 WIB

Bupati Madiun Tegaskan Kampung Pesilat Jadi Pilar Budaya, Keamanan, dan Prestasi Daerah

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:34 WIB

Hadiri Wayangan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Ini Pesan Bupati Madiun Untuk Masyarakat 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:27 WIB

Bupati Magetan Lantik 185 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Etika dan Inovasi

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:10 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Terima Audiensi PMII Komisariat UNIPMA

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:33 WIB

Bupati Madiun Resmikan Jembatan Klumutan, Lancarkan Akses Jalan Masyarakat dan Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:00 WIB

Open Turnamen Lomba Drumband Bupati Cup 2026 di Madiun Diikuti Ratusan Pelajar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:45 WIB

Bentuk Siswa Cerdas dan Berakhlak, SDN Bangunsari 01 Dolopo Andalkan Program SETER CERI

Berita Terbaru