![]() |
| Ilustrasi pemungutan suara dalam pemilu. Foto:Freepik.com |
NEUMEDIA.ID – Tiga bakal calon presiden (bacapres) Pilpres 2024
mengemukan gagasannya dalam diskusi panel di Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota
Seluruh Indonesia (Apeksi) XVI 2023 di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis
kemarin, 14 Juli 2023.
Ketiganya adalah Ganjar Pranowo,
bacapres PDI Perjuangan; Anies Baswedan, bacapres dari Koalisi Perubahan untuk
Persatuan (KKP), dan Prabowo Subianto, bacapres dari Koalisi Kebangkitan
Indonesia Raya (KIR).
Masing-masing dari bacapres diberi
kesempatan memaparkan gagasannya dalam durasi 30 menit secara bergantian.
Kemudian, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama wali kota yang hadir.
Di sela penyampaian gagasan, pemandu
acara memberikan kesempatan bagi setiap bacapres untuk mengungkap satu kata
yang menggambarkan dua bacapres yang lain. Maka, Ganjar Pranowo menyebut Anies
Baswedan sebagai “Teman” dan Prabowo selaku “Senior”.
“Dengan segala hormat
saya kepada Pak Prabowo, saya pernah menjadi jurkamnya beliau ketika Mega-Prabowo.
Kami kalah. Pada saat harus bertanding Pak Jokowi dan Pak Prabowo, dua kali
saya jadi jurkamnya Pak jokowi dan menang. Dan kami berkomunikasi sampai hari
ini baik-baik saja,” tuturnya.
Ungkapan nyaris sama
disampaikan Anies Baswedan bagi Ganjar Pranowo, yakni ‘Sahabat lama’. Sedangkan
bagi Prabowo, Anies menyebut sebagai “Patriot”. Sementara, Prabowo Subianto
menyebut satu kata untuk Ganjar Pranowo sebagai “Gubernur” dan Anies Baswedan “Profesor”.
Penyebutan satu kata
bagi bacapres oleh bacapres lain ini menjadi salah satu topik yang menarik perhatian
warganet.
Dalam cuitannya, akun
Twitter @KakekHalal menyebut ungkapan Prabowo bagi Ganjar Pranowo dan Anies
Baswedan kurang menarik. Sebab, menyebut jabatan sesungguhnya dan sesuatu
yang sudah banyak diketahui oleh publik.
“Ada benarnya sih,
tapi nggak seperti yang diharapkan oleh pendengar atau pemirsa,” tulis
@KakekHalal dikutip neumedia.id,
Jumat, 14 Juli 2023.
Ia juga mengomentari
penampilan Anies Baswedan sebagai sosok yang salah tempat. “Atau bisa dibilang
acara itu menghadirkan orang yang salah, dengan penjelasan yang mbuletnya nggak
karuan,” tulisnya.
Sementara, ia
menyatakan penampilan Ganjar Pranowo memiliki performa yang cukup baik. “Pembawaan
santai, kalem, tapi pemaparan lugas dan mudah dipahami,” cuitnya lagi. (**/ofi)
Diolah dari berbagai
sumber







