Tim Harmonis Kritik KPU Kabupaten Madiun Terkait Debat Paslon, Tuding Tidak Profesional

- Editorial Team

Rabu, 23 Oktober 2024 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua tim pemenangan Harmonis, Nuryanto kritik pedas KPU Kabupaten Madiun.

Ketua tim pemenangan Harmonis, Nuryanto kritik pedas KPU Kabupaten Madiun.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun mendapatkan sorotan tajam dari Tim Pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi (Harmonis).

Ketua tim pemenangan Harmonis, Nuryanto, menuding KPU tidak profesional dalam menggelar debat publik pertama yang dilaksanakan di Rumah Makan Orchid Tarzan, Kabupaten Madiun, pada Selasa (22/10/2024).

Pernyataan ini muncul setelah hilangnya tayangan debat dari saluran YouTube resmi milik KPU Kabupaten Madiun. Nuryanto menganggap hal ini sebagai bentuk ketidakprofesionalan dalam penyelenggaraan acara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hilangnya tayangan YouTube resmi KPU menjadi bukti ketidakprofesionalan dalam pelaksanaan debat kemarin. Seharusnya, acara seperti ini bisa menjadi sarana pendidikan politik bagi masyarakat melalui media elektronik dan sosial,” ungkap Nuryanto pada Rabu (23/10/2024).

Ia menambahkan, keputusan KPU untuk memprivat tayangan debat dan kemudian mengunggah ulang video tersebut sangat merugikan pasangan Harmonis. Menurutnya, tindakan tersebut membatasi akses publik terhadap informasi yang seharusnya bisa diakses secara langsung dan utuh.

“Tayangan yang sempat diprivat dan diunggah ulang di YouTube sangat merugikan kami. Ini bisa menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat tentang objektivitas KPU sebagai penyelenggara,” lanjut Nuryanto.

Tim Harmonis menuntut KPU Kabupaten Madiun untuk bertanggung jawab atas insiden ini dan meminta kejelasan terkait masalah teknis yang terjadi.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Madiun, Nur Anwar, saat dihubungi melalui sambungan telepon, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu klarifikasi dari tim event organizer (EO) yang bertanggung jawab atas operasional siaran langsung.

“Saya sendiri tidak mengetahui detailnya. Tiba-tiba tayangan sudah diunggah ulang tanpa sepengetahuan saya,” ujar Anwar. (*/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Reses di Mojopurno, Ketua Fraksi PKS Kawal Usulan Pembangunan Pasar Desa 
Fery Sudarsono Kembali Nahkodai PDI Perjuangan Kabupaten Madiun
Sutardi Nahkodai DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Periode 2025–2030
DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Ajukan Proses PAW Untuk Isi Kekosongan Kursi Fraksi
Bawaslu Magetan Siap Awasi Pemungutan Suara Ulang di 4 TPS
Soal Pelaksanaan PSU Pilkada Magetan, KPU Jatim Tunggu Arahan KPU RI
Hasil Rekapitulasi Pilkada Kota Madiun: Maidi-Bagus Panuntun Raih Suara Terbanyak
KPU Kota Madiun Gelar Pemungutan Suara Ulang di TPS 10 Taman

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:20 WIB

Ini Daftar Delapan Sepeda Motor yang Terperosok ke Telaga Sarangan 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:37 WIB

8 Sepeda Motor Wisatawan Terperosok ke Telaga Sarangan Akibat Jalan Longsor

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:49 WIB

Bobol Toko Emas Rp1 Miliar, Komplotan Spesialis Lintas Kota Diringkus Kurang dari 24 Jam

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:05 WIB

Motor Raib di Penitipan, Pelaku Ternyata Remaja 15 Tahun

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:44 WIB

Siap Amankan Nataru, Polres Magetan Gelar Apel Gabungan Operasi Lilin Semeru 

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:25 WIB

Pastikan Stok dan Harga Sembako Jelang Nataru Aman, Pemkab Magetan Sidak Pasar dan SPBU

Selasa, 11 November 2025 - 13:39 WIB

Tebing Longsor di Poncol Magetan Tewaskan Satu Warga, Jalur Genilangit–Gonggang Sempat Tertutup Total

Rabu, 5 November 2025 - 17:01 WIB

Berawal Utang Piutang hingga Tanah Beralih Nama, Sengketa Keluarga di Magetan Bergulir ke Pengadilan

Berita Terbaru

Kota Madiun

Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK 

Senin, 19 Jan 2026 - 16:15 WIB