MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun, Maidi dan F. Bagus Panuntun, semakin aktif menjalin kedekatan dengan masyarakat. Dalam blusukan terbarunya, calon Wali Kota nomor urut 2, Maidi, menyapa para pedagang di berbagai pasar tradisional di Kecamatan Taman, Madiun.

Sementara itu, calon Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun, yang juga nomor urut 2, memilih menyambangi rumah-rumah warga di Kelurahan Mojorejo. Kedua kandidat berkomitmen mendengar langsung aspirasi masyarakat dari berbagai lapisan.
“Kami berusaha menampung sebanyak mungkin aspirasi, termasuk keluhan pedagang dan pengunjung pasar tradisional,” ujar Maidi dalam kunjungannya.
Selama kunjungan ke Pasar Besar Madiun (PBM), Pasar Kawak, dan Pasar Puntuk, Maidi menerima berbagai masukan dari warga, mulai dari masalah infrastruktur pasar hingga ketersediaan dan harga bahan pokok. Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut jika kembali diberi kepercayaan memimpin Kota Madiun.
“Dulu, saya pernah berkantor di PBM untuk langsung memahami dan menyelesaikan masalah di pasar. Hasilnya, harga-harga komoditas bisa distabilkan, dan laju inflasi terkendali,” ungkap Maidi.
Maidi juga mengingat kembali inisiatif pribadinya, ketika ia menggunakan gajinya sebagai wali kota untuk memberikan subsidi ongkos kirim dalam distribusi beras, membantu menekan harga bahan pokok yang melonjak.
“Aturannya tidak memungkinkan subsidi ganda, jadi ongkirnya saya tanggung sendiri. Tujuannya, agar masyarakat bisa mendapatkan harga sesuai harga gudang tanpa beban tambahan ongkir,” jelas mantan Sekretaris Daerah Kota Madiun itu.
Di tempat lain, F. Bagus Panuntun melanjutkan blusukan ke rumah-rumah warga di Mojorejo. Sambutan hangat dari warga membuatnya semakin yakin untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Setiap masukan kami catat dan akan kami perjuangkan. Kami berharap dukungan penuh masyarakat dalam mewujudkan perubahan yang lebih baik,” kata Bagus. (ant/red)






