Revitalisasi Pertanian Kota: Maidi Hadirkan Solusi Ketahanan Pangan untuk Madiun 

- Editorial Team

Senin, 14 Oktober 2024 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Ketahanan pangan kini menjadi fokus utama bagi calon wali kota Maidi. Selama masa jabatannya sebagai Wali Kota Madiun dari 2019 hingga 2024, ia telah mendorong pengembangan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Selain itu, lahan tidur yang ada di wilayah kota berhasil diubah menjadi lahan pertanian yang produktif.

“Lahan pertanian di Madiun sangat terbatas. Program P2L tidak hanya membantu dalam pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga meningkatkan pendapatan warga setempat,” ungkap Maidi saat meninjau P2L di Kelurahan Sukosari, Kartoharjo, pada Senin (14/10/2024).

Sejak diinisiasi pada masa pandemi Covid-19, Maidi mencatat telah ada sekitar 49 P2L yang beroperasi. Program ini memanfaatkan lahan tidur milik pemerintah kota yang ada di setiap kelurahan, dengan pengelolaan yang melibatkan masyarakat setempat, termasuk RT dan RW.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“P2L ditanami berbagai komoditas pangan, seperti sayuran, cabai, dan kacang panjang. Pemerintah kota juga telah memberikan bantuan bibit cabai sebanyak 1.000 hingga 2.000 kepada pengurus dan anggota P2L. Hasil panennya sangat memuaskan,” lanjutnya.

Selain program P2L, Maidi juga meluncurkan inisiatif swasembada pangan bagi siswa SD dan SMP di pekarangan sekolah serta rumah masing-masing. Bibit yang ditanam pun merupakan jenis komoditas pangan produktif, termasuk cabai rawit, terong, tomat, dan sawi.

“Jika harga cabai rawit melonjak, mereka tidak perlu membeli karena bisa menanam sendiri. Inisiatif ini membantu mengantisipasi kenaikan harga dan turut berkontribusi dalam menekan inflasi,” jelas mantan Sekda Kota Madiun itu.

Maidi berharap program ini tidak hanya berfungsi sebagai strategi ekonomi, tetapi juga menumbuhkan rasa peduli siswa terhadap lingkungan. Kepedulian ini penting ditanamkan sejak dini agar mereka menjadi kader pelestari lingkungan di masa depan.

“Sekolah yang memiliki kebun harus dimanfaatkan dengan baik. Ini juga sejalan dengan pembelajaran kurikulum merdeka,” tutupnya. (*/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom
Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi
Reses di Mojopurno, Ketua Fraksi PKS Kawal Usulan Pembangunan Pasar Desa 
Fery Sudarsono Kembali Nahkodai PDI Perjuangan Kabupaten Madiun
Sutardi Nahkodai DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Periode 2025–2030
DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Ajukan Proses PAW Untuk Isi Kekosongan Kursi Fraksi
Bawaslu Magetan Siap Awasi Pemungutan Suara Ulang di 4 TPS
Soal Pelaksanaan PSU Pilkada Magetan, KPU Jatim Tunggu Arahan KPU RI

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

Rabu, 8 April 2026 - 17:06 WIB

Bupati Dorong Harmonisasi Layanan Kesehatan RSUD Dolopo untuk Wujudkan Madiun BERSAHAJA

Berita Terbaru