Kampanye Akbar Paslon DADI JUARA, Inda Raya Kecam Intimidasi di Pilwalkot Madiun

- Editorial Team

Minggu, 20 Oktober 2024 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wali Kota Madiun, Inda Raya ajak masyarakat berani lawan intimidasi di Pilwalkot Madiun.

Calon Wali Kota Madiun, Inda Raya ajak masyarakat berani lawan intimidasi di Pilwalkot Madiun.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Calon Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri, dengan tegas mengecam segala bentuk intimidasi yang mungkin terjadi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Madiun yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Ia menekankan pentingnya kebebasan bagi setiap warga untuk memberikan suara tanpa adanya tekanan atau ancaman.

“Memilih adalah hak dasar setiap warga negara. Tidak boleh ada yang mengintimidasi atau memaksa dalam proses ini. Pilkada adalah bagian penting dari demokrasi yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh, adil, dan netral,” ujar Inda Raya dalam Kampanye Akbar di Lapangan Gulun, Madiun, Minggu (20/10/2024).

Inda Raya menyoroti pentingnya menjaga pemilu yang bersih, di mana semua pemilih merasa aman dan bebas saat menyalurkan hak suara mereka. Ia mengecam keras segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu ketenangan pemilih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Segala bentuk ancaman atau intimidasi yang membuat pemilih tidak nyaman tidak boleh dibiarkan. Ini melanggar prinsip demokrasi,” tegas Inda.

Selain itu, Inda Raya menegaskan keyakinannya bahwa proses Pilkada di Madiun akan berjalan dengan adil dan netral. Ia juga menegaskan komitmennya untuk melindungi hak pilih masyarakat.

“Jika ada yang merasa diintimidasi, laporkan kepada saya. Saya akan langsung bertindak,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Berbicara tentang target kemenangan, Inda Raya menyatakan dengan penuh percaya diri bahwa ia dan pasangannya, Aldi Dwi Prastianto, berjuang untuk memenangkan Pilkada dengan tulus demi kesejahteraan masyarakat. Ia menolak anggapan bahwa mereka hanya sekadar “boneka” politik.

“Kami bukan paslon yang bermain-main. Kami maju untuk menang dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” jelas Inda.

Inda Raya juga menegaskan bahwa mereka hadir untuk menciptakan perubahan positif, bukan untuk mempermainkan suara rakyat. Dengan tekad yang kuat, ia berharap Pilkada di Madiun dapat berlangsung damai, adil, dan demokratis, serta memberikan hasil yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat setempat. (ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom
Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi
Reses di Mojopurno, Ketua Fraksi PKS Kawal Usulan Pembangunan Pasar Desa 
Fery Sudarsono Kembali Nahkodai PDI Perjuangan Kabupaten Madiun
Sutardi Nahkodai DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Periode 2025–2030
DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Ajukan Proses PAW Untuk Isi Kekosongan Kursi Fraksi
Bawaslu Magetan Siap Awasi Pemungutan Suara Ulang di 4 TPS
Soal Pelaksanaan PSU Pilkada Magetan, KPU Jatim Tunggu Arahan KPU RI

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Rabu, 29 April 2026 - 09:24 WIB

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Berita Terbaru