Forum Komunikasi Masyarakat Bersama Kritik Kinerja KPU dan Bawaslu Kota Madiun

- Editorial Team

Jumat, 25 Oktober 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan massa Forum Komunikasi Masyarakat Bersama saat unjuk rasa di Kantor Bawaslu Kota Madiun, Jumat (25/10/2024).

Puluhan massa Forum Komunikasi Masyarakat Bersama saat unjuk rasa di Kantor Bawaslu Kota Madiun, Jumat (25/10/2024).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Bersama mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun pada Jumat pagi (25/10/2024). Mereka menyampaikan ketidakpuasan terhadap kinerja penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Madiun.

Kedatangan massa disambut langsung oleh Ketua KPU Kota Madiun, yang kemudian berdiskusi dengan perwakilan massa melalui juru bicara mereka, Budi Santoso. Menurut Budi, masyarakat kecewa dengan penanganan pelanggaran Pilkada yang dinilai tidak profesional dan kurang transparan.

“Kami, masyarakat Kota Madiun, sangat kecewa terhadap kinerja KPU dan Bawaslu. Banyak pelanggaran yang terjadi namun belum ditangani dengan profesional. Kami mempertanyakan netralitas penyelenggara Pilkada di kota ini,” kata Budi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi, yang akrab disapa Budi WKR, menyatakan kegeraman forum dengan memberi simbolis berupa “hadiah” unik kepada KPU dan Bawaslu. KPU mendapat pedang plastik dan lipstik, sementara Bawaslu menerima daster, pakaian dalam, dan wortel.

“Kami berikan pedang plastik kepada KPU, artinya agar mereka lebih tajam dalam menegakkan aturan. Meski awalnya hanya plastik, kami harap bisa menjadi ‘logam’ yang tajam dan dapat dipercaya. Lipstik juga kami berikan karena kami rasa komisionernya perlu lebih tegas dan tidak ragu,” tegas Budi.

Untuk Bawaslu, Budi menjelaskan pemberian daster dan pakaian dalam dimaksudkan sebagai sindiran agar mereka tampil lebih tegas dan berani dalam bertugas. Sedangkan wortel diberikan dengan harapan agar Bawaslu lebih awas dan teliti dalam pengawasan Pilkada.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menyambut baik kedatangan Forum Masyarakat Bersama ini. Ia mengaku bahwa kritik tersebut akan dijadikan dorongan agar KPU bekerja lebih profesional, berintegritas, dan netral.

“Kehadiran mereka menunjukkan bahwa masyarakat Madiun peduli terhadap Pilkada 2024. Kami diingatkan untuk tetap profesional, berintegritas, dan netral dalam setiap tahapan Pilkada agar berjalan damai dan sesuai regulasi,” ujar Pita.

Komisioner Bawaslu, Novery Wahyu Hidayat, juga menanggapi aksi tersebut. Menurutnya, hadiah simbolis itu adalah bentuk perhatian masyarakat terhadap Bawaslu agar terus berbenah dan memberikan pengawasan yang lebih baik.

“Ini adalah bentuk kecintaan masyarakat Madiun agar kinerja Bawaslu makin baik ke depannya,” pungkas Novery. (*/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Golkar Siapkan Hari Wuryanto Dua Periode dan Bidik Kursi Ketua DPRD Kabupaten Madiun
PAW, Agus Prayitno Gantikan Ali Masngudi Sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun 
Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset
PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif
Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB
Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom
Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi
Reses di Mojopurno, Ketua Fraksi PKS Kawal Usulan Pembangunan Pasar Desa 

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru