![]() |
| Kebakaran rumput dan ilalang terjadi di dekat rel antara Stasiun Bagor – Saradan, Selasa sore, 15 Agustus 2023. Foto:KAI |
NEUMEDIA.ID, MADIUN – Perjalanan
kereta api pengkangkut bahan bakar minyak (BBM) di antara Stasiun Bagor –
Saradan sempat terlambat beberapa saat pada Selasa sore, 15 Agustus 2023.
Penyebabnya karena kebakaran rumput
maupun ilalang terjadi di dekat jalur kereta api tersebut.
Kejadian itu menjadi alasan masinis
untuk menghentikan kereta di KM 137+7. Sebab, asap dari kebakaran tersebut mengganggu
pandangannya. Api yang berkobar cukup besar juga dapat membahayakan perjalanan
kereta pengangkut BBM yang hendak melintas.
“Kereta diberhentikan untuk
menunggu pemadaman oleh petugas,” kata Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun,
Supriyanto, Rabu, 16 Agustus 2023.
Menurut dia, kebakaran di dekat
jalur kereta itu telah terjadi tiga kali selama tiga hari terakhir di wilayah
PT KAI Daop 7 Madiun. Sebelumnya, kejadian serupa berlangsung di antara Stasiun
Sumobito – Kertosono dan di antara Stasiun Kedunggalar – Walikukun pada Minggu,
13 Agustus 2023.
Supriyanto menyatakan bahwa kebakaran
rumput maupun ilalang di dekat jalur kereta api berpotensi kembali terjadi. Sebab,
terik sinar matahari dan hembasan angin saat puncak musim kemarau seperti
sekarang ini memicu suatu titik api mudah tersulut.
Apalagi, sebagian petani memiliki
kebiasaan membakar dahan padi bekas panen di lahan. Termasuk yang berada di
kiri atau kanan jalur kereta api.
“Penyebab kebakaran di jalur KA
(kereta api) antara lain membakar sampah ataupun ilalang sehingga mendekati
jalur KA. Juga, dapat terjadi karena membuang putung rokok yang sembarangan,”
Supriyanto menjelaskan.
Oleh karena itu, PT KAI mengimbau
warga untuk tidak melakukan aktivittas yang dapat memicu kebakaran di sekitar
jalur kereta api. Dengan demikian dapat turut membantu keselamatan perjalanan
kereta api. Ini seperti tercantum dalam Pasal 173 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
“PT KAI berkomitmen untuk tetap
menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KA, beserta penumpang dan barang
yang diangkutnya,” ucap Supriyanto. (ofi)







