Menceburkan Diri ke Laut Lepas Pantai Ulsan Saat Suhu Dingin, Riyanto Selamatkan Nyawa Warga Korsel

- Editorial Team

Sabtu, 3 Februari 2024 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tenggelam. Foto: freepik.com

Ilustrasi tenggelam. Foto: freepik.com

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Berbuat baik tidak ada batasan wilayah. Di manapun bisa dilakukan, termasuk di wilayah perairan negara lain. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Riyanto, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Purwahamba, Brebes, Jawa Tengah.

Dia telah menyelamatkan seorang perempuan warga Korea Selatan (Korsel) yang terjatuh di laut lepas Pantai Ulsan pada 18 Januari 2024. Karena aksinya itu, Riyanto menerima penghargaan pejuang kemanusiaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI Agustinus Gatot Hermawan menyatakan bangga dengan aksi heroik Riyanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria itu rela menceburkan diri ke laut dengan suhu sangat dingin, yakni antara 6,6 hingga 14,8 derajat Celcius. Berada dalam air cukup berisiko dan membahayakan nyawa. Namun, anak buah kapal (ABK) ini tetap melakukannya demi kemanusiaan.

Kala itu, kapal yang ditumpangi Riyanto bersama ABK lain hendak bersandar di Pelabuhan Bangeojin, Ulsan, Korsel. Dia melihat seorang perempuan terjatuh ke perairan. Tanpa banyak pertimbangan, Riyanto langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan perempuan tersebut.

Riyanto memeganginya agar tidak tenggelam. Hingga akhirnya, penjaga pantai setempat tiba dan menyelamatkan keduanya.

Pertolongan pertama untuk membantu pernafasan dan detak jantung pun diberikan kepada perempuan yang tercebut di laut. Kemudian, dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis lebih lanjut.

“Pemerintah Indonesia sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Saudara Riyanto. Pekerja Migran Indonesia selain sebagai pahlawan devisa juga memiliki semangat membantu sesama dan berjiwa patriotik,” kata Gatot melalui keterangan tertulisnya yang dikutip Neumedia.id, Sabtu (3/2/2024).

Pernyataan itu disampaikannya saat penyerahan penghargaan yang diterima Darsih, istri Riyanto di Ruang Command Center BP2MI, Jakarta, Jumat (2/2/2024).

Riyanto yang hadir secara virtual mengucapkan terima kasih kepada BP2MI dan seluruh pihak yang sudah mendukung dalam pemberian penghargaan pejuang kemanusiaan ini. Sebelumnya, ia juga telah mendapatkan penghargaan dari Kepolisian Pos Penjaga Pantai Ulsan.

“Saya bekerja ke Korsel sejak tahun 2017. Penghargaan ini saya serahkan untuk keluarga saya, juga seluruh Pekerja Migran Indoesia yang bekerja sebagai pelaut asing. Salam satu jiwa!” ucap Riyanto. (*/ofi)

 

 Sumber : Situs resmri BP2MI

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Rabu, 29 April 2026 - 09:24 WIB

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Berita Terbaru