Bukan Jakarta, Kualitas Udara Terburuk Justru di Kalbar dan Banten

- Editorial Team

Rabu, 16 Agustus 2023 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi polusi udara. Foto:halodoc.com

NEUMEDIA.ID – Polusi
udara yang kian memburuk tidak hanya terjadi di Jabodebek. Melansir situs IQAir
pada Rabu sore, 16 Agustus 2023, kualitas udara di Terentang, Kalimantan Barat justru
tercatat terburuk di Indonesia. Indeksnya mencapai 179.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Kemudian, disusul Tangerang Selatan,
Banten dengan indeks 173. Menempati posisi ketiga, Kota Tangerang, Banten
dengan indeks 157; Kabupaten Serang, Banten dengan indeks 153. Sedangkan Jakarta
menempati posisi kelima dengan indeks 151.


Pakar kesehatan lingkungan, Corie
Indria Prasasti menyatakan bahwa kualitas udara perlu menjadi perhatian seluruh
pihak di berbagai daerah. Tidak hanya di wilayah Jabodetabek yang kini tengah
banyak disorot.


Sebab, menurut dosen di Fakultas
Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga ini, udara bersih merupakan
komponen vital untuk mendukung keberlangsungan hidup manusia.


“Udara
bersih mengurangi risiko gangguan pernapasan dan penyakit seperti alergi
pernapasan, asma, bronkitis, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK),” kata
Corie dikutip Neumedia.id dari
keterangan tertulisnya, Rabu, 16 Agustus 2023.


Menurut
dia, udara bersih juga membantu melindungi kesehatan jantung. Sebab, polutan
udara dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh, memperburuk penyakit jantung,
dan meningkatkan risiko serangan jantung.


Tak
hanya itu, ketersediaan udara bersih juga penting bagi tumbuh kembang anak. Mereka
masih berkategori rentan terhadap efek buruk polusi udara karena sistem pernafasan
dan pertumbuhan mereka masih berkembang.


Corie lantas mengungkapkan tentang
dampak buruknya kualitas udara terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Bagi
kesehatan manusia, pajanan udara buruk yang
mengandung polutan seperti partikel halus (PM 2.5), ozon. Juga, NO2, Hidrokarbon,
CO2 dapat menyebabkan gangguan pernapasan, iritasi mata dan tenggorokan.


Selain
itu, memperburuk alergi pernapasan, asma, dan penyakit jantung. Sedangkan b
agi
lingkungan, kualitas udara yang buruk dapat berkontribusi pada pemanasan global
dan perubahan iklim. Selain itu, udara buruk juga dapat merusak tanaman dan
mengganggu kelangsungan hidup hewan.


Juga, memicu proses erosi dan
degradasi, menyebabkan penurunan kualitas air dan tanah yang berdampak negatif
pada ekosistem perairan. (**/ofi)


 

Diolah dari berbagai sumber

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Madiun: Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi Perlu Terus Dijaga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Access by KAI Gangguan, Calon Penumpang Tak Bisa Beli Tiket Online Malam Ini

Senin, 27 Juli 2026 - 14:19 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, SiLPA dan 400 Aset Belum Bersertifikat Jadi Catatan DPRD Madiun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:09 WIB

ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:25 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:03 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Semangat Inovasi dan Kolaborasi Digaungkan untuk Wujudkan Masyarakat Bersahaja

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Berita Terbaru