Beda Penentuan Awal Ramadan, Gus Men: Itu Lumrah

- Editorial Team

Senin, 11 Maret 2024 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag RI

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag RI

JAKARTA, NEUMEDIA.ID – Sejumlah umat Islam telah mulai melaksanakan ibadah puasa pada hari ini, Senin (11/3/2024). Salah satunya, dari kalangan Muhammdiyah.

Namun, sebagian umat Islam yang lain telah mendauhulinya. Selain itu, adapula yang baru melaksanakan ibadah tersebut esok hari, Selasa (12/3/2024). Kelompok ini seperti Nahdlatul Ulama (NU).

Bahkan, pemerintah melalui mekanisme sidang isbat juga menetapkan 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada 12 Maret 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Tok!!! Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1445 H Jatuh pada 12 Maret 2024

Menanggapi perbedaan penetapan awal puasa itu, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berharap agar tidak merusak toleransi antarumat Islam.

“Ada perbedaan itu lumrah. Tetap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai toleransi sehingga tercipta suasana kondusif,” ujarnya, Minggu (10/3/2024).

Sementara itu, penetapan 1 Ramadan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah diumumkan sejak 29 Desember 2023. Penentuan ini dilakukan dengan menggunakan kriteria Wujudul Hilal, sebuah metode yang mengharuskan pemenuhan tiga syarat secara kumulatif.

Baca Juga : Ketum PP Muhammadiyah Ajak Warga Tidak Hanyut Dalam Dinamika Pemilu

Menurut kriteria tersebut, bulan kamariah baru dimulai pada hari ke-29 saat matahari terbenam. Hal ini jika telah terjadi ijtimak sebelum matahari terbenam dan pada saat matahari terbenam bulan masih terlihat di atas ufuk. Jika satu dari ketiga kriteria tersebut tidak terpenuhi, bulan baru dimulai pada hari ke-30.

Dengan demikian, tanggal 1 Ramadan 1445 H jatuh pada hari Senin Pahing, 11 Maret 2024 Masehi. Keputusan ini diambil berdasarkan perhitungan yang cermat dan kriteria yang telah ditetapkan.

Baca Juga : Ini Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Tak Berlaku Bagi TNI-Polri

Sedangkan PBNU melalui Lembaga Falakiyah PBNU menetapkan awal Ramadhan 1445 H jatuh pada Selasa (12 Maret 2024). Ikhbar tersebut didasarkan atas hasil rukyatul hilal pada Minggu (10/3/2024) petang di sejumlah tempat. Laporan dari perukyat di seluruh Indonesia tidak dapat melihat hilal.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa rukyatul hilal bil fi’li dijalankan di sekitar 60 lokasi yang telah ditentukan di seluruh Indonesia. Petugas di 38 titik pemantauan hilal telah melaporkan hasil kerjanya. (*/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D. Nugroho

Sumber Berita : Kemenag RI dan berbagai sumber yang diolah

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Madiun: Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi Perlu Terus Dijaga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Berantas Rokok Ilegal, Petugas Gabungan Sisir Toko hingga Warung di Sirapan dan Dimong

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Raih Penghargaan atas Sinergi Optimalisasi Pajak Daerah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Golkar Siapkan Hari Wuryanto Dua Periode dan Bidik Kursi Ketua DPRD Kabupaten Madiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Dari Penggemukan Sapi hingga Layanan Publik, BUMDes Sumber Mulya Sumberbendo jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:29 WIB

AYV Masuk Dugaan Sindikat Buzzer Hoaks, Siroojul Kahfi: Sudah Dua Tahun Bukan Karyawan Kami

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

76 Pelajar Pilihan Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, 15 Hari Disiapkan untuk Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru