NEUMEDIA.ID, MADIUN – Perdebatan Wakil Wali Kota (Wawali) Kota
Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri dengan Kepala Dinas Kominfo setempat Noor
Aflah di dunia maya menuai kritikan dari kalangan organisasi kemasyarakatan
(ormas).
Ketua LSM Garis Pakem Mandiri, Rohman menyatakan bahwa
perdebatan dua pejabat itu tidak elok. Apalagi, berlangsung di media sosial
yang penyebarannya lebih luas dibandingkan dengan pertemuan langsung.
“Yang satu tidak punya etika, yang satu kurang bijaksana,”
ujar dia kepada wartawan, Kamis, 13 Juli 2023.
Menurut dia, kondisi itu berbanding terbalik dengan segudang
prestasi yang telah ditorehkan Pemkot Madiun. Terutama selama era kepemimpinan
Wali Kota Madiun Maidi – Wawali Inda Raya. “Di balik beberapa bahkan ratusan
piala, ternyata sistem pemerintahan di
Kota Madiun keropos,” tegas Rohman.
Diberitakan sebelumnya, Inda Raya
mengunggah fotonya yang menggunakan kebaya. Ia didampingi sang suami, R.Bagus
Adhitama yang mengenakan beskap. Pemakaian pakaian adat lantaran mereka berada
dalam acara nikah masal bertajuk ‘Madioen
Mantu’ dalam rangkaian HUT ke-105 Kota Madiun, Sabtu, 8 Juli 2023.
Di akun instagram pribadinya @indaraya menulis keterangan tentang
alasan tidak adanya foto dirinya dalam suatu acara. “Karna banyak yang nanya
kenapa gak ada foto saya di “sana”, inilah jawabnya….”
“Karena foto saya adanya disini…ngruntel disini…kalo saya lebih
banyak posting acara2 seru informal, baksos sama temen2 dll, ya karena saya gak
punya foto atau gak kefoto pas berkegiatan formal meskipun saya ada di acara
itu…atau malah gak ada saya dalam daftar undangan acara itu,” tulis Inda
dikutip Neumedia.id, Rabu malam, 12
Juli 2023.
“Sampai
sini paham kan?. Jadi kalo kangen saya, mampirnya kesini aja ya…yang penting
selalu ada aku dihatimu dan kamu dihatiku,” lanjut Inda dalam keterangan di
akun instagramnya. (*/ofi)







