Silpa APBD 2023 Tembus Rp172 Miliar Disorot DPRD, Begini Penjelasan Pj Bupati Madiun

- Editorial Team

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto memberikan keterangan kepada awak media usia sidang paripurna, Kamis (30/5/2024). Foto: Neumedia.id/Bormanto

Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto memberikan keterangan kepada awak media usia sidang paripurna, Kamis (30/5/2024). Foto: Neumedia.id/Bormanto

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Penjabat (Pj) Bupati Madiun Tontro Pahlawanto merespons sorotan dari beberapa fraksi di DPRD terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD Tahun Anggaran 2023 yang mencapai Rp127 miliar.  Tanggapan itu disampaikan dalam rapat paripurna di gedung wakil rakyat, Rabu (12/6/2024).

Tontro menjelaskan bahwa Silpa sebesar Rp172 miliar tersebut disebabkan oleh surplus pendapatan sebesar Rp53 miliar. Surplus ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp25 miliar dan dana transfer sebesar Rp28 miliar.

Baca Juga: Silpa Hingga Rp172 Miliar, Begini Respon FGNS dan FKB DPRD Kabupaten Madiun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sisa anggaran belanja sebesar Rp118 miliar adalah hasil dari efisiensi belanja yang melibatkan dana block grant sebesar Rp33 miliar dan dana specific grant sebesar Rp47 miliar. Itu termasuk Banprov, DAK fisik, DAK nonfisik, DBHCHT, DID, pajak rokok, dana BOS, DAU PPPK, serta dana BLUD sebesar Rp37 miliar.

“Untuk belanja pegawai, realisasinya mencapai 93,05 persen karena banyaknya PNS yang pensiun pada tahun 2023. Ini mencakup gaji pokok, tunjangan, jaminan kesehatan, serta tunjangan profesi guru yang sumber dananya dari DAK nonfisik,” jelas Tontro.

Belanja barang dan jasa terealisasi sebesar 93,27 persen dengan efisiensi terbesar pada belanja perjalanan dinas, konsumsi rapat, natura, dan jasa tenaga kesehatan. Realisasi belanja modal mencapai 94,23 persen dengan efisiensi pada pembelian alat kesehatan karena harga penawaran lebih rendah dari standar satuan harga.

Baca Juga: PDIP Kabupaten Madiun Kantongi Nama Sepasang Bacabup-Bacawabup Pilkada 2024

Belanja modal untuk gedung dan bangunan mengalami efisiensi karena ada pekerjaan pembangunan yang tidak selesai tepat waktu. Dengan demiian, penyelesaian pekerjaan melewati tahun anggaran. Beberapa penerima DAK juga tidak memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan oleh pemerintah pusat.

“Belanja modal untuk jalan dan jaringan irigasi juga mengalami efisiensi karena adanya sisa kontrak pembangunan jalan,” tambahnya.

Realisasi belanja tidak terduga hanya mencapai 28,80 persen karena anggaran ini digunakan untuk keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Hal ini seperti bencana, operasi pencarian dan pertolongan, serta kerusakan sarana dan prasarana.

“Belanja tidak terduga tergantung pada bencana yang terjadi di Kabupaten Madiun,” ujar Tontro.

Baca Juga: Dewan Gelar Sidang Paripurna dengan Agenda Jawaban Bupati Madiun Terhadap 4 Raperda Non APBD

Tontro menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Madiun akan berupaya lebih keras untuk mengoptimalkan belanja dan mengurangi Silpa di masa mendatang. “Kami akan meningkatkan penyerapan belanja agar Silpa dapat ditekan serendah mungkin pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Jawaban ini juga menjadi tanggapan atas saran dan pertanyaan dari Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Fraksi Demokrat Persatuan, Fraksi Partai NasDem, dan Fraksi Partai Gerindra.

Dengan penjelasan ini, Tontro berharap dapat memberikan gambaran yang jelas tentang penggunaan anggaran dan langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan Silpa di Kabupaten Madiun. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:47 WIB

Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:27 WIB

Bupati Magetan Lantik 185 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Etika dan Inovasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:20 WIB

Longsor Galian Tanah di Magetan Tewaskan Pekerja, Polisi Lakukan Olah TKP

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:32 WIB

Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Sarangan–Cemorosewu, Polisi, BPBD, dan Warga Bergerak Cepat Buka Akses

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:56 WIB

Berdayakan Umat di Era Digital, Rumah Mukmin Peduli Gelar Pelatihan TikTok Affiliate Berbasis AI

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:20 WIB

Ini Daftar Delapan Sepeda Motor yang Terperosok ke Telaga Sarangan 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:37 WIB

8 Sepeda Motor Wisatawan Terperosok ke Telaga Sarangan Akibat Jalan Longsor

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:49 WIB

Bobol Toko Emas Rp1 Miliar, Komplotan Spesialis Lintas Kota Diringkus Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru